Tiga dekade telah berlalu sejak Provis Autolab pertama kali membuka pintunya, menandai perjalanan panjang dari sebuah hobi otomotif menjadi salah satu bengkel terkemuka di kawasan Tangerang Selatan. Didirikan oleh Jasin Stefanus pada 2 Januari 1996, bengkel ini kini melayani berbagai jenis kendaraan roda empat, mulai dari mobil Jepang, Eropa, hingga mobil China.
Jasin Stefanus, yang kini berusia 69 tahun, berbagi kisah inspiratif di balik pendirian Provis Autolab. Kepada tim redaksi Mureks, ia mengungkapkan bahwa passion atau minat yang mendalam terhadap otomotif adalah kunci utama yang membuatnya bertahan dan terus berkembang selama ini.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Passion, pertama itu. Dan ada hobi juga di situ. Jadi rasanya ingin ngerjain terus,” ujar Jasin saat ditemui di bengkel Provis yang terletak di Pondok Ranji, Tangerang Selatan, pada Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan, keinginan untuk mengutak-atik mesin mobil sejak kecil menjadi pemicu utama yang mendorongnya memberanikan diri membuka bengkel. “Awalnya berangkat dari hobi, ingin utak-atik mesin, utak-atik mobil lah. Akhirnya nabung, puji Tuhan, bisa buka bengkel,” kenangnya.
Perjalanan dari Bengkel Sederhana Menuju Modernisasi
Provis Autolab memulai perjalanannya dari sebuah bengkel kecil yang hanya mampu menampung tiga mobil. Di awal pendiriannya, fasilitas bengkel Provis masih sangat sederhana, dengan stall yang terbuat dari kayu dan atap dari asbes.
Namun, berkat kerja keras dan konsistensi, Provis Autolab berkembang pesat. Kini, bengkel tersebut telah bertransformasi menjadi fasilitas modern seluas lebih dari 1.000 meter persegi. Dengan 30 stall dan 6 lift (car hoist), Provis mampu menampung dan melayani beragam merek mobil, dari kendaraan Asia, Eropa, hingga mobil-mobil China.
Selain ekspansi fasilitas, Provis juga dikenal dengan keahliannya dalam menciptakan inovasi di bidang perbengkelan. Salah satu inovasi besar yang menjadi ciri khas bengkel ini adalah Tune Up Semi Sport (TUSS), yang telah dipatenkan setelah bertahun-tahun penelitian.
Teknik TUSS berfokus pada optimalisasi sistem pembakaran mesin, termasuk cylinder head, katup, ruang bakar, serta saluran intake dan exhaust, tanpa membutuhkan alat tambahan atau aditif. Teknik ini tidak hanya meningkatkan performa mesin, tetapi juga efisiensi pembakaran, yang berujung pada penghematan bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.
“Saat ini kami punya dua layanan andalan, yaitu TUSS dan juga Optimalisasi Klep (OptiK) yang cocok untuk mobil dengan valve lifter. Layanan ini bertujuan untuk menghemat BBM dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih,” jelas Jasin.
Adaptasi dengan Kebutuhan Pasar dan Teknologi
Tak hanya berfokus pada pembenahan sistem pembakaran, Provis Autolab juga terus mengembangkan layanan-layanan terbaru untuk memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis. Salah satunya adalah upgrade sistem pencahayaan atau perbaikan lampu-lampu mobil, yang kini menjadi penting seiring dengan teknologi kendaraan yang semakin canggih.
Selain itu, Provis juga menyediakan shake test atau pengecekan kaki-kaki mobil menggunakan alat khusus untuk memastikan kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan. “Seiring berkembangnya dunia otomotif, kami berusaha untuk selalu berinovasi. Kami hadir dengan layanan baru agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam,” ujar Jasin.
Dengan semakin berkembangnya dunia perbengkelan, Provis Autolab tetap berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sembari beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada. Meskipun tantangan datang silih berganti, semangat untuk terus maju tak pernah padam.
Jasin mengungkapkan harapannya ke depan adalah untuk terus bisa melayani pelanggan dengan lebih baik lagi. “Ya harapannya kami bisa melayani lebih baik lagi. Dan yang kerja di sini, apalagi yang udah lama-lama (masa kerjanya), juga mendapatkan kesejahteraan,” tutup Jasin dengan penuh harapan.






