Frictional Games, studio pengembang di balik game horor populer SOMA dan Amnesia, secara resmi memperkenalkan proyek terbarunya, Ontos, dalam ajang The Game Awards 2025. Game ini menjanjikan pengalaman horor yang berbeda, berfokus pada pendekatan yang lebih cerebral dan mendalam, jauh dari ketakutan jump scare konvensional.
Thomas Grip, Direktur Kreatif Frictional Games, menjelaskan visi di balik Ontos dalam wawancaranya dengan GamesRadar. Menurut Grip, jika game horor standar seperti Amnesia pertama bertujuan untuk membuat pemain bertahan hidup di lingkungan yang menakutkan dan membangkitkan rasa takut yang primal, Ontos mengambil jalur yang berbeda.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Pendekatan Horor Cerebral
“Dalam Ontos, fokusnya lebih cerebral. Ini tentang menghadapi situasi aneh, seringkali sangat mengganggu, di mana pemain ditugaskan untuk mencari pendekatan terbaik,” ujar Grip. Ia menambahkan, “Jadi, di mana game seperti Amnesia tipikal membuat Anda menghadapi monster penguntit, Ontos menempatkan Anda berhadapan muka dengan seorang pria yang terperangkap di dalam komputer yang terbuat dari tikus.”
Deskripsi “komputer yang terbuat dari tikus” ini sendiri sudah terlihat dalam trailer perdana Ontos, memberikan gambaran awal tentang nuansa yang tidak biasa dan mengganggu yang ingin disampaikan game ini. Mureks mencatat bahwa pendekatan ini menandai evolusi signifikan dalam genre horor, menjauh dari formula ketegangan fisik menuju eksplorasi psikologis yang lebih dalam.
Grip juga mengungkapkan bahwa Ontos “adalah game terdalam dan paling kompleks yang pernah kami buat dari perspektif naratif,” serta “jauh lebih terbuka” dibandingkan SOMA. Game ini akan lebih menekankan eksplorasi dan penemuan, dengan mengurangi fokus pada teka-teki. Sebagai gantinya, pemain akan disuguhkan “adegan cerita interaktif” di mana mereka harus menemukan berbagai cara untuk memecahkan skenario dan melanjutkan permainan.
Berbeda dengan game petualangan naratif yang opsinya jelas, Grip menegaskan bahwa pilihan dalam Ontos “tidak disajikan kepada pemain,” melainkan harus ditemukan. “Dan tentu saja, ada kemungkinan untuk mengacaukan semuanya jika Anda tidak hati-hati,” tambahnya.
Teror Eksistensial yang Abadi
Frictional Games dikenal dengan eksplorasi yang menegangkan, di mana pemain selalu merasa terancam. Namun, Ontos diklaim akan memberikan pengalaman yang tidak terlalu membuat stres dibandingkan pendahulunya.
“Niat kami bukanlah membuat game yang menegangkan atau menakutkan dalam artian tradisional,” kata Grip. “Ontos bukanlah game tentang bertahan hidup. Sebaliknya, ini tentang memberikan pengalaman langsung di mana pemain dipaksa untuk bergulat dengan tema-tema berat dan merangsang pemikiran. Tujuannya adalah untuk membangkitkan teror eksistensial yang mendalam yang tetap ada lama setelah Anda selesai bermain.”
Bagi sebagian penggemar horor yang mungkin merasa terbebani oleh ketegangan konvensional, pendekatan Ontos ini bisa menjadi angin segar. Game ini menjanjikan pengalaman yang menghantui secara psikologis, meninggalkan kesan mendalam yang bertahan lama, alih-alih ketakutan sesaat.






