Tren

Terobosan Samsung di CES 2026: Fitur ‘Brain Health’ Janjikan Deteksi Dini Risiko Demensia dari Perangkat Sehari-hari

LAS VEGAS – Samsung memperkenalkan inovasi terbarunya, fitur “Brain Health”, dalam acara The First Look 2026 yang menjadi bagian dari ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengidentifikasi tanda-tanda awal demensia atau masalah kesehatan kognitif lainnya, Minggu (4/1/2026) pagi waktu setempat.

Inovasi ini memungkinkan deteksi dini melalui analisis data yang dikumpulkan dari berbagai perangkat pintar Samsung yang dikenakan pengguna, seperti smartwatch, smart ring, hingga smartphone. Mureks mencatat bahwa pendekatan ini memanfaatkan ekosistem perangkat yang sudah akrab dengan keseharian masyarakat.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Brain Health bekerja dengan menganalisis beragam indikator aktivitas pengguna secara cermat. Indikator tersebut meliputi pola berjalan, perubahan nada suara, metrik tidur, bahkan kebiasaan saat mengetik pesan. Misalnya, jika sistem mendeteksi pola berjalan dan tidur yang tidak stabil, atau pengguna sering melakukan kesalahan ketik (typo) saat mengirim pesan, fitur ini akan menyimpulkan adanya potensi kondisi tubuh yang kurang optimal.

Menurut salah satu promotor yang ditemui tim redaksi Mureks di lokasi, data-data tersebut nantinya akan diidentifikasi oleh sistem untuk melihat potensi perubahan fungsi kognitif pengguna. “Jika ada gejala aneh, aplikasi ini juga akan bekerja,” ujar promotor tersebut, menegaskan kemampuan fitur dalam memberikan peringatan dini yang krusial bagi kesehatan otak, termasuk risiko demensia.

Lebih lanjut, fitur Brain Health akan terintegrasi penuh dengan Samsung SmartThings Hub. Konektivitas ini memungkinkan aplikasi untuk mengirimkan peringatan kepada pengguna lain yang tergabung dalam ekosistem SmartThings yang sama. Fungsi ini sangat berguna, terutama untuk memantau kondisi kesehatan pengguna lanjut usia, di mana perangkat wearable dapat segera mengirim notifikasi kepada anggota keluarga atau kerabat jika terdeteksi adanya gangguan.

Selain kemampuan deteksi dan peringatan, Brain Health juga menawarkan panduan pencegahan. Apabila terdeteksi adanya potensi gangguan, fitur ini akan merekomendasikan langkah-langkah proaktif. Rekomendasi tersebut mencakup program pelatihan otak yang dirancang untuk membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif. Program pelatihan ini hadir dalam bentuk permainan ringan yang mengasah kemampuan otak, seperti permainan mengingat gambar atau gim berbasis logika lainnya.

Mureks