Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, melontarkan peringatan keras kepada Arsenal menjelang duel krusial kedua tim di Emirates Stadium pada Jumat, 9 Januari 2026 dini hari WIB. Szoboszlai menegaskan bahwa perburuan gelar Premier League musim ini masih sangat panjang, meskipun Arsenal saat ini kokoh di puncak klasemen.
Peringatan Szoboszlai: Mental Juara Liverpool
Liverpool saat ini terpaut 14 poin dari skuad asuhan Mikel Arteta. Jarak ini tercipta meski The Reds menunjukkan performa stabil dengan delapan pertandingan liga tanpa kekalahan sejak November, mencatatkan empat kemenangan dan empat hasil imbang. Namun, konsistensi tersebut belum cukup untuk menutupi awal musim yang kurang memuaskan, setelah Liverpool sempat membuka kampanye 2025/26 dengan lima kemenangan beruntun, termasuk satu kemenangan atas Arsenal.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Pada pertemuan pertama musim ini di Anfield, Szoboszlai menjadi penentu kemenangan Liverpool melalui tendangan bebas spektakuler pada menit ke-83. Hasil itu masih membekas, dan menurut Mureks, poin apa pun yang berhasil dibawa Liverpool dari London Utara diyakini dapat kembali menambah tekanan psikologis pada Arsenal.
“Masih panjang. Premier League tidak mudah. Anda tidak bisa memenangkan liga di bulan Januari. Jadi, saya tidak merasa kami bermain melawan juara. Justru mereka yang bermain melawan juara,” kata Szoboszlai kepada Sky Sports.
Pernyataan tersebut menyiratkan mental juara yang kuat dari Liverpool, meskipun Szoboszlai tetap mengakui kualitas lawan. “Mereka salah satu favorit musim ini. Tim yang luar biasa dengan pemain-pemain hebat. Tapi jangan lupakan Manchester City dan Aston Villa yang juga tampil sangat baik,” tambahnya.
Peluang Arsenal dan Rekor Liverpool
Data dari Opta mendukung status Arsenal sebagai kandidat terkuat juara, dengan peluang 86,2 persen untuk finis di puncak. Manchester City (9,8 persen) dan Aston Villa (3,9 persen) menjadi dua penantang lain yang masih dianggap realistis dalam simulasi superkomputer.
Liverpool datang ke Emirates dengan modal hasil imbang 2-2 melawan Fulham, setelah gol dramatis Harrison Reed di masa injury time memaksa The Reds berbagi poin di Craven Cottage.
Meski demikian, sejarah berpihak pada Liverpool saat menghadapi Arsenal. Tidak ada tim yang lebih sering mengalahkan The Gunners di Premier League selain Liverpool, dengan 26 kemenangan, sejajar dengan Manchester United. The Reds juga membidik “double” liga atas Arsenal untuk kedelapan kalinya, yang pertama sejak musim 2021/22, sebuah rekor yang sudah menjadi yang terbanyak di kompetisi ini.
Antusiasme Virgil van Dijk
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyambut tantangan menghadapi pemuncak klasemen dengan antusias. Ia menilai laga ini sebagai kesempatan untuk mengirim pesan kuat kepada para rival.
“Kami akan memulihkan kondisi terlebih dulu, lalu mulai Selasa fokus menganalisis kekuatan mereka,” kata Van Dijk. “Arsenal punya skuad fantastis, baik pemain inti maupun yang datang dari bangku cadangan. Mereka juga tak terkalahkan di kandang musim ini. Ini tantangan besar dan kami harus siap bertarung.”
Menurut bek asal Belanda itu, laga besar seperti ini justru menjadi motivasi. “Saya sangat menantikannya, dan semua orang seharusnya begitu. Tidak ada alasan untuk tidak bersemangat. Ini kesempatan lain, setelah pulih, kami akan fokus penuh ke sana.”
Duel Arsenal vs Liverpool pun tak sekadar soal tiga poin. Di tengah persaingan yang masih panjang, pertandingan ini bisa menjadi penentu arah tekanan psikologis dalam perburuan gelar Premier League musim ini.






