Olahraga

Sudan Jaga Asa Lolos Piala Afrika 2025 Setelah Tekuk Guinea Ekuatorial 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Dramatis

Tim nasional Sudan berhasil menjaga asa untuk melaju ke fase gugur Piala Afrika (AFCON) 2025. Mereka meraih kemenangan tipis 1-0 atas Guinea Ekuatorial dalam laga lanjutan fase grup yang berlangsung pada Senin, 29 Desember 2025.

Kemenangan ini menjadi torehan penting bagi Sudan, tim peringkat 117 dunia, yang berambisi lolos ke babak gugur untuk kedua kalinya sejak tahun 1970. Hasil positif ini juga membangkitkan kembali semangat tim setelah menelan kekalahan di laga pembuka grup.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim memasuki lapangan dengan tekanan besar setelah sama-sama gagal meraih poin penuh di pertandingan pertama. Guinea Ekuatorial, yang berjuluk National Thunder, mengawali laga dengan sangat dominan.

Mereka menciptakan dua peluang emas dalam 25 menit pertama. Mantan gelandang West Ham United, Pedro Obiang, nyaris membawa timnya unggul saat menyambar bola muntah hasil sapuan pertahanan Sudan yang kurang sempurna. Namun, sontekannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, Guinea Ekuatorial gagal mengonversi peluang-peluang tersebut menjadi gol hingga jeda babak pertama.

Drama di Babak Kedua dan Gol Penentu

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat, namun kualitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi kedua tim. Guinea Ekuatorial sempat mengancam melalui serangan balik cepat yang dilancarkan pemain pengganti, Jose Nabil. Sayangnya, tendangannya melenceng tipis di tiang jauh.

Sudan mulai keluar menyerang tepat setelah satu jam laga berjalan. Peluang terbaik mereka lahir melalui Mohamed Eisa, namun bola masih bisa disapu tepat di garis gawang oleh bek Esteban Orozco.

Momen kunci pertandingan terjadi pada menit ke-74. Sudan mendapatkan hadiah tendangan bebas yang dieksekusi dengan tajam. Bola membentur tubuh bek Guinea Ekuatorial, Saul Coco, dan berubah arah sehingga mengecoh kiper sendiri. Gol bunuh diri yang tidak beruntung itu membawa Sudan unggul 1-0.

Implikasi Hasil Pertandingan

Pascagol tersebut, Sudan bermain lebih rapat dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menjadi torehan manis bagi Sudan untuk merangkak naik di klasemen sementara Grup E setelah kekalahan dari Aljazair di laga perdana.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Guinea Ekuatorial yang tampil mendominasi sepanjang laga namun gagal mencetak gol. Tugas mereka kini semakin berat karena harus menghadapi tim favorit grup, Aljazair, di laga pamungkas. Guinea Ekuatorial wajib meraih kemenangan yang hampir mustahil untuk bisa menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Mureks