Penerbit gim ternama, Square Enix, mengeluarkan peringatan keras bagi para pemain yang berencana memainkan Dragon Quest 7 Reimagined. Remake dari gim JRPG klasik yang berusia hampir 26 tahun ini disebut akan membawa perubahan signifikan, sehingga Square Enix mengancam akan menangguhkan akun pemain yang membocorkan detail cerita atau spoiler.
Ancaman tersebut tidak main-main. Square Enix menyatakan dapat “menangguhkan Anda untuk sementara atau secara permanen dari penggunaan Gim” jika pemain tidak mematuhi pedoman yang telah ditetapkan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga pengalaman bermain bagi pemain lain yang belum menyelesaikan gim.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Ini bukan kali pertama Square Enix menerapkan kebijakan anti-spoiler yang ketat. Tahun lalu, perusahaan juga meminta pemain untuk tidak membocorkan detail cerita untuk remake Dragon Quest 1 dan 2, dua gim JRPG NES yang berusia 38 tahun. Tampaknya, Square Enix sangat serius dalam melindungi elemen kejutan dalam seri Dragon Quest.
Pedoman video, streaming, dan gambar untuk Dragon Quest 7 Reimagined telah dibagikan di situs web resmi Square Enix, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Automaton. Mureks mencatat bahwa pedoman ini mencakup aturan umum seperti kewajiban mencantumkan materi hak cipta untuk Armor Project, Bird Studio, dan Square Enix, namun juga memuat larangan spesifik terkait spoiler.
Larangan dan Batasan Konten
- Pemain tidak diizinkan untuk mengunggah kompilasi cutscene.
- Dilarang mereproduksi screenshot ke dalam buku.
- “Tidak ada spoiler, mohon. Agar tidak merusak kesenangan pemain lain, Anda harus menandai semua konten yang mencakup detail pengembangan plot utama dengan peringatan spoiler yang jelas.”
- “Mohon menahan diri untuk tidak melakukan live streaming atau mengunggah video/gambar gameplay setelah pertarungan bos di Malign Shrine: Throne Room hingga 5 Februari 2026.”
Alasan di balik kebijakan ketat ini adalah karena Dragon Quest 7 Reimagined akan menghadirkan perubahan yang cukup signifikan dibandingkan versi aslinya. Square Enix telah menunjukkan konten baru yang menampilkan karakter Kiefer dan mengonfirmasi bahwa beberapa cerita yang “tidak 100% relevan dengan alur cerita utama telah dipotong seluruhnya” dalam remake ini. Hal ini menjadikan pengalaman bermain versi remake terasa baru, bahkan bagi penggemar lama.
Sebagai informasi tambahan, kreator Dragon Quest, Yuji Horii, pernah menyatakan bahwa protagonis Final Fantasy “banyak berbicara,” membentuk “perbedaan utama” antara kedua seri JRPG ikonik tersebut. “Anda tidak selalu menjadi protagonis,” ujarnya, menyoroti filosofi desain karakter di Dragon Quest.
Referensi penulisan: www.gamesradar.com






