Seorang sopir Toyota Fortuner berinisial DP (23) yang kedapatan menimbun solar subsidi di ruas Tol Jagorawi Km 21, Bogor, Jawa Barat, sempat berupaya melarikan diri saat hendak diamankan. Upaya pelarian tersebut berakhir ketika DP terjatuh ke parit dan akhirnya berhasil ditangkap kembali.
Kronologi Penangkapan dan Upaya Pelarian
Kainduk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan, insiden pelarian terjadi setelah pelaku dibawa ke pos sekuriti di sekitar lokasi penangkapan. Saat berada di pos tersebut, DP mencoba kabur dengan cara yang nekat.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
“Dibawa ke pos sekuriti, dilakban tangannya, ada selah kaca, kepalanya dijedotin. Lompat kabur, jatuh ke selokan,” kata Jajuli, Senin (5/1/2026).
Setelah terjatuh ke selokan, pelaku berhasil ditangkap kembali oleh petugas. “Ketangkap lagi (pelaku), akhirnya dibawa ke kantor (polisi),” imbuh Jajuli.
Modus Operandi Penimbunan Solar Subsidi
Polisi sebelumnya telah mengungkap siasat DP dalam menimbun solar subsidi. Pelaku menggunakan mobil Toyota Fortuner yang telah dimodifikasi tangkinya untuk menampung bahan bakar bersubsidi. DP mengisi 20 liter solar menggunakan barcode yang berbeda-beda di setiap SPBU.
“Mutar setiap pom bensin dapat 20 liter. Berapa pom bensin mutar aja,” terang Kompol Ahmad Jajuli.
DP ditangkap saat sedang menunggu pesanan di Km 21 Tol Jagorawi. Menurut Mureks, praktik penimbunan bahan bakar bersubsidi dengan modus serupa kerap terjadi di berbagai wilayah, memanfaatkan celah dalam sistem distribusi. Petugas menemukan sejumlah alat yang digunakan untuk mengoperasikan tangki modifikasi tersebut.
“Dia lagi nunggu orderan di Km 21. Itu alatnya colokin di tangki, ada yang pompa atas otomatis tinggal mencet doang,” jelas Jajuli.
Saat penangkapan, pelaku diketahui membawa 25 barcode berbeda yang digunakan untuk mengisi bahan bakar bersubsidi. Selain itu, polisi juga menemukan 17 pasang pelat nomor kendaraan yang diduga digunakan untuk mengelabui petugas. “Itu solarnya ada 400 liter, barcodenya ada 25 lebih, pelat nomornya ada 17 pasang,” pungkasnya.






