Pertandingan sengit antara Boostgate Esports dan Leon Esports menjadi penutup hari pertama babak Wild Card M7 World Championship yang berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2025. Laga ini menarik perhatian publik esports, terutama dengan kehadiran pelatih Tezet yang kini menukangi tim asal Turki, Boostgate Esports.
Dampak Signifikan Sentuhan Indonesia dari Tezet
Tezet, mantan pelatih AURA Fire yang dikenal dengan strategi khas Indonesia, diharapkan mampu membawa “game sense” dan meta Tanah Air ke kancah internasional melalui Boostgate. Kehadirannya menjadi sorotan utama, mengingat rekam jejaknya dalam mengangkat performa tim.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Leon Esports menjadi lawan pertama yang harus dihadapi Boostgate untuk membuktikan sejauh mana perkembangan tim di bawah arahan pelatih asal Indonesia ini. Menurut Mureks, ekspektasi terhadap Tezet cukup tinggi mengingat pengalamannya di MPL ID.
Boostgate Dominasi Pertandingan dengan Intensitas Tinggi
Sejak game pertama, Boostgate Esports menunjukkan performa yang kuat dan berhasil mengungguli Leon Esports. Meskipun tidak unggul terlalu jauh seperti pertandingan sebelumnya melawan Virtus Pro, Boostgate mampu mengendalikan jalannya permainan.
Momen krusial terjadi saat pemain RX berhasil mencetak maniac yang berujung pada wipeout tim Leon. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Boostgate untuk mengamankan kemenangan di game pertama.
Kekalahan telak di game pertama tampaknya memengaruhi mental Leon Esports. Boostgate semakin menguasai game kedua, meskipun Leon berupaya keras untuk bertahan dan memberikan perlawanan.
Leon sempat mendorong balik, namun aksi backdoor penting dari Kazue yang terlambat diantisipasi oleh Leon Esports memastikan kemenangan Boostgate di game kedua. Dengan hasil ini, Boostgate berhasil merampungkan pertandingan dengan skor 2-0.
Kontribusi Tezet dalam Peningkatan Performa Tim
Meskipun nama Tezet mungkin tidak sepopuler pelatih esports papan atas Indonesia lainnya, kontribusi dan pencapaiannya patut diperhitungkan. Saat masih melatih di Indonesia, ia berhasil membawa AURA Fire menduduki peringkat ketiga dua kali berturut-turut pada MPL ID Season 9 dan Season 10.
Kiprahnya di Boostgate juga menunjukkan peningkatan signifikan. Tim ini berhasil naik dari posisi keempat di MTC Turkiye Season 5 menjadi runner-up pada musim keenam di bawah arahannya. Mureks mencatat bahwa peningkatan ini menunjukkan adaptasi Tezet yang cepat dan efektif.
Situasi Tezet mungkin berbeda dengan Vren di Guangzhou Gaming, namun keduanya memiliki kesamaan fundamental: membawa “gaming sense” dan meta dari negara asal mereka untuk membangkitkan performa tim yang mereka asuh. Ini menunjukkan tren positif dalam transfer pengetahuan strategi esports antarnegara.
Perjalanan Tezet dan Boostgate Esports di M7 World Championship masih panjang, namun performa awal mereka menunjukkan potensi yang menjanjikan. Publik esports menantikan kiprah selanjutnya dari tim yang kini diperkuat sentuhan strategi Indonesia ini.






