Olahraga

Sean Dyche: “Tidak Ada Kepanikan di Bursa Januari,” Nottingham Forest Fokus Pemain Tepat

Manajer Nottingham Forest, Sean Dyche, menegaskan bahwa klubnya tidak akan terburu-buru atau melakukan “pembelian panik” pada bursa transfer Januari ini. Meskipun posisi tim di klasemen Premier League masih rawan, Dyche menekankan pentingnya mendatangkan pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan, bukan sekadar tambahan instan.

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi mengenai aktivitas transfer The Tricky Trees. Meskipun jendela transfer di City Ground diperkirakan akan relatif tenang, cedera yang dialami penyerang Chris Wood kembali memunculkan kebutuhan akan striker baru. Bagi Dyche, persoalan utama bukanlah dukungan finansial dari pemilik klub, Evangelos Marinakis, melainkan menemukan sosok pemain yang tepat di pasar.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dukungan Pemilik dan Tantangan Rekrutmen

Dyche dengan tegas menepis anggapan adanya kepanikan di internal klub. “Saya rasa tidak akan ada kepanikan di sini,” ujar Dyche. “Pemilik sudah sangat jelas, mereka telah berinvestasi besar selama bertahun-tahun. Untuk ukuran klub seperti ini, mereka sudah melakukan bagian mereka.”

Ia melanjutkan bahwa dukungan finansial dari Marinakis bukan menjadi isu utama. “Ini lebih kepada ketersediaan pemain. Saya yakin pemilik akan mendukung klub, itu sudah jelas. Tapi tetap harus ada pemain yang tersedia, semua pihak harus sepakat, dan prosesnya tidak mudah,” jelasnya.

Manajer berusia 52 tahun itu juga menyoroti betapa sulitnya proses rekrutmen pemain, terutama di bulan Januari. “Rekrutmen sekarang sangat sulit, apalagi di Januari ketika harga bisa jauh lebih mahal. Itu sudah menjadi realitas sepak bola modern.”

Dampak Investasi Musim Panas dan Adaptasi Pemain

Sebelumnya, Dyche telah mengisyaratkan bahwa Nottingham Forest akan menjalani bursa transfer yang “lambat”, salah satunya karena aktivitas besar pada musim panas lalu. Mureks mencatat bahwa klub tersebut menggelontorkan lebih dari £180 juta untuk mendatangkan 13 pemain baru, meskipun bek Cuiabano langsung dipinjamkan kembali.

Sayangnya, investasi besar tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak instan yang diharapkan. Menjelang laga tandang melawan Aston Villa, The Tricky Trees masih berada di dekat zona degradasi, dan beberapa rekrutan anyar belum menunjukkan performa konsisten di lapangan.

“Kadang ada pemain yang langsung nyetel dan semua orang bilang itu rekrutan hebat,” kata Dyche. “Tapi musim panas ini kita lihat banyak pemain dengan harga puluhan hingga ratusan juta, dan performanya belum maksimal. Itu menunjukkan betapa sulitnya liga ini.”

Dyche kembali menegaskan peran besar Marinakis dalam menopang klub. “Pemilik sudah mendukung klub, tidak perlu diragukan lagi. Sekarang, rasanya £20 juta sudah jadi harga standar untuk satu pemain. Ini makin berat bagi para pemilik.” Ia menutup dengan menyoroti tantangan adaptasi pemain baru. “Banyak pemain bertalenta didatangkan, dan memang mereka berbakat. Tapi tidak semuanya langsung siap bermain di Premier League. Butuh waktu.”

Mureks