Manchester United secara resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Ruben Amorim. Keputusan ini diambil meskipun kontrak Amorim sejatinya masih berlaku hingga musim panas 2027.
Pemecatan Amorim, yang diumumkan pada Selasa, 06 Januari 2026, menyusul ketidakpuasan para petinggi klub terhadap performa tim. Dilansir dari Sky Sports, ketidakpuasan ini juga diyakini diperparah oleh keretakan hubungan antara Amorim dan Direktur Olahraga Jason Wilcox.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Sebagai langkah sementara, kursi manajer kini diduduki oleh Darren Fletcher. Namun, spekulasi mengenai pengganti permanen mulai mencuat, dengan nama Ole Gunnar Solskjaer kembali disebut-sebut sebagai kandidat potensial.
Solskjaer bukan nama asing bagi penggemar Setan Merah. Ia pernah menukangi Manchester United dari tahun 2018 hingga 2021. Selama masa kepemimpinannya, Mureks mencatat bahwa persentase kemenangan Solskjaer mencapai 51,4 persen, angka yang lebih baik dibandingkan Amorim yang hanya mencatatkan 31,9 persen.
Sebelumnya, Ole Gunnar Solskjaer sempat melatih klub Turki Besiktas pada tahun 2025, namun hanya bertahan selama 29 pertandingan. Saat ini, ia menjabat sebagai Match Analyst di UEFA.
Meski nama Solskjaer mengemuka, tim redaksi Mureks memahami bahwa para petinggi klub masih terus mempertimbangkan sejumlah kandidat manajer lainnya untuk memimpin Manchester United ke depan.






