Olahraga

Darren Fletcher: “Rasanya Seperti Mimpi” Pimpin Manchester United sebagai Pelatih Interim

Mantan gelandang legendaris Manchester United, Darren Fletcher, resmi ditunjuk sebagai pelatih interim Setan Merah. Penunjukan ini menjadi momen spesial bagi pria berusia 41 tahun tersebut, yang akan melakoni debutnya saat Manchester United bertandang ke markas Burnley di Turf Moor dalam lanjutan Premier League musim 2025/26, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Fletcher mengambil alih kursi kepelatihan sementara setelah manajemen klub memutuskan untuk memecat Ruben Amorim. Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai pemain, Fletcher mengaku tak pernah menyangka akan kembali ke tim utama dalam peran yang sama sekali berbeda.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Fletcher: “Rasanya Seperti Mimpi”

Saat dihubungi oleh manajemen klub, Fletcher menggambarkan perasaannya seperti sedang berada dalam mimpi yang indah. Ia bahkan tidak pernah membayangkan bisa memegang kendali taktik tim sebesar Manchester United, meskipun hanya bersifat sementara.

“Rasanya seperti mimpi. Seperti yang kau katakan, ini suatu kehormatan luar biasa untuk bisa memimpin Manchester United. Aku bahkan tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi,” ujar Fletcher, seperti dikutip dari laman resmi klub.

Persiapan Singkat, Optimisme Tinggi

Tantangan besar langsung menanti Fletcher. Ia hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat, yakni tiga hari, untuk menanamkan sistem permainannya kepada skuad yang dihuni Bruno Fernandes dan rekan-rekannya. Meski demikian, Fletcher tetap menunjukkan optimisme tinggi.

“Saya rasa penting untuk memberikan pertandingan melawan Burnley respek dan fokus penuh yang dibutuhkan demi mempersiapkan tim dalam waktu yang sangat terbatas,” tegas Fletcher. Mureks mencatat bahwa waktu persiapan yang minim ini menjadi ujian awal bagi kemampuan adaptasi dan strategi Fletcher.

Fokus pada Burnley, Tak Pikirkan Status Permanen

Dengan status interim, Fletcher tentu memiliki peluang untuk dipermanenkan sebagai pelatih utama jika menunjukkan performa yang memuaskan. Namun, ia memilih untuk tidak terlalu memikirkan kemungkinan tersebut. Fokus utamanya saat ini adalah memberikan yang terbaik dalam kapasitasnya sebagai pelatih sementara.

“Sejujurnya, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan. Saya fokus pada Burnley,” pungkas Fletcher, menegaskan prioritasnya pada pertandingan perdana yang krusial.

Referensi penulisan: www.idntimes.com

Mureks