Tren

Satria Muda Pertamina Resmi Rekrut Eks Pemain NBA Chad Brown, Panaskan Persaingan IBL 2026

Satria Muda Pertamina Bandung membuat gebrakan besar menjelang Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Klub basket kebanggaan Bandung ini resmi merekrut Chad Brown, mantan pemain NBA yang pernah membela Dallas Mavericks, untuk memperkuat sektor pertahanan mereka.

Pebasket asal Amerika Serikat (AS) itu melengkapi kuota tiga pemain asing yang dimiliki Satria Muda, setelah sebelumnya merekrut Jalen Johnson dan Jordan Ivy Curry pada akhir tahun lalu. Brown dikenal sebagai pemain bertipe pekerja keras dengan kontribusi utama pada sektor rebound dan pertahanan.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Pemain berpostur tubuh setinggi 2,06 meter tersebut sempat mencicipi atmosfer NBA bersama Mavericks, meski hanya dalam waktu singkat. Ia bergabung dengan Mavericks pada 17 Oktober 2019, setelah tidak terpilih dalam NBA Draft 2019.

Karier profesional Brown kemudian berlanjut di kompetisi G League bersama Texas Legends, tim afiliasi Dallas Mavericks. Bersama Legends, ia tampil dalam 42 pertandingan dengan catatan rata-rata 5,4 poin per laga (ppg), 6,2 rebound per laga (rpg), dan 0,9 blok per laga (bpg).

Mureks mencatat bahwa meskipun statistiknya tidak menonjol dari sisi ofensif, peran Brown sebagai pelindung ring dan pengontrol area bawah lapangan cukup konsisten. Performa Brown justru semakin bersinar ketika berkarier di Eropa.

Di Yunani, ia sempat menjadi salah satu pemain paling dominan pada sektor rebound dan blok, bahkan memimpin rata-rata kedua kategori tersebut di Greek League pada tahun 2024. Sebelum berlabuh ke Indonesia, Brown memperkuat Trepca yang berlaga di Kosovo Superleague. Dalam delapan pertandingan, ia membukukan rata-rata 12,6 ppg dan 10,8 rpg.

Sebelum meniti karier profesional, Brown bermain untuk UCF Knights pada level NCAA dari 2015 hingga 2019. Saat musim junior, ia mencatatkan rata-rata 5,2 ppg dan 4,6 rpg dengan akurasi tembakan mencapai 51 persen, serta memimpin tim dalam blok dengan 1,1 bpg. Pada musim senior, ia mencetak rata-rata 4,5 ppg, lima rpg, dan satu bpg.

Melalui rekam jejak tersebut, Satria Muda Pertamina Bandung berharap mendapatkan tambahan kekuatan signifikan pada aspek pertahanan. Menurut Mureks, kombinasi Brown dengan pemain lokal dan asing lainnya dinilai dapat membuat klub itu tampil lebih seimbang dan kompetitif pada musim liga mendatang.

Mureks