LAS VEGAS – Samsung Electronics secara resmi meluncurkan lini laptop terbarunya, Galaxy Book 6 Series, dalam acara The First Look 2026 yang merupakan bagian dari ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Tiga model diperkenalkan, yakni Galaxy Book 6 Ultra, Galaxy Book 6 Pro, dan Galaxy Book 6 reguler, yang membawa pembaruan signifikan pada desain, performa, serta integrasi kecerdasan buatan (AI).
Peluncuran ini menandai langkah Samsung dalam menghadirkan perangkat komputasi paling canggih hingga saat ini. Galaxy Book 6 Series ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru yang dibangun dengan teknologi Intel 18A, dikemas dalam bodi yang lebih ramping dan ringan dibandingkan generasi sebelumnya.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Performa dan Integrasi AI yang Revolusioner
Won-Joon Choi, Presiden, Chief Operating Officer (COO), dan Head of R&D Office, Mobile eXperience Business Samsung Electronics, menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi. “Performa mendefinisikan pengalaman PC. Dengan seri Galaxy Book 6, kami menggabungkan kecepatan dan daya yang tak tertandingi dengan AI yang andal,” ujarnya.
Prosesor Intel Core Ultra Series 3 menawarkan peningkatan performa yang substansial. Chip ini memiliki hingga 16 inti dan diklaim mampu menghadirkan performa CPU hingga 60 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, terdapat NPU (Neural Processing Unit) terintegrasi dengan kemampuan hingga 50 TOPS (Tera Operations Per Second), yang memungkinkan berbagai tugas AI berjalan langsung di perangkat tanpa bergantung pada komputasi awan. Ini termasuk pengolahan gambar, terjemahan instan, hingga pencarian cerdas.
Spesifikasi Unggulan untuk Berbagai Kebutuhan
Sebagai varian tertinggi, Galaxy Book 6 Ultra dibekali dengan GPU Nvidia GeForce RTX 5070 atau RTX 5060, menjadikannya pilihan ideal untuk para profesional kreatif dan gamer. Untuk kapasitas memori, Galaxy Book 6 Ultra hadir dengan RAM hingga 64 GB, sementara Galaxy Book 6 Pro dan Galaxy Book 6 reguler dibekali RAM hingga 32 GB. Mureks mencatat bahwa peningkatan RAM ini sangat krusial untuk mendukung beban kerja AI yang semakin kompleks.
Kapasitas penyimpanan juga bervariasi; Galaxy Book 6 Ultra menawarkan opsi mulai dari 512 GB hingga 2 TB, sedangkan model Pro dan reguler tersedia dengan penyimpanan mulai dari 256 GB hingga 1 TB.
Sistem Pendinginan dan Daya Tahan Baterai Optimal
Samsung turut merombak sistem pendinginan pada Galaxy Book 6 Series. Sistem kipas dan pendingin udara baru diklaim meningkatkan efisiensi pendinginan hingga 35 persen. Inovasi ini memastikan laptop tetap senyap dan stabil meskipun digunakan untuk beban kerja berat, seperti rendering video atau bermain game dengan grafis tinggi.
Daya tahan baterai menjadi salah satu aspek yang diunggulkan. Baterai Samsung Galaxy Book 6 Ultra dan Book 6 Pro diklaim mampu bertahan hingga 30 jam untuk pemutaran video. Selain itu, fitur pengisian daya cepat memungkinkan baterai terisi hingga 63 persen hanya dalam 30 menit, memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi.
Dari sisi visual, Galaxy Book 6 Ultra dan Book 6 Pro menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X yang memukau, dengan tingkat kecerahan puncak HDR hingga 1.000 nits, menjanjikan pengalaman visual yang imersif dan detail.
Referensi penulisan: tekno.kompas.com






