Saham U.S. Gold Corp. (USAU) menjadi salah satu emiten pertambangan yang paling menarik perhatian investor memasuki tahun 2026. Perusahaan ini diproyeksikan memiliki potensi kenaikan signifikan, didorong oleh Proyek CK Gold yang telah mendapatkan izin penuh di Wyoming, Amerika Serikat.
Proyek CK Gold dan Studi Kelayakan yang Dinanti
Proyek CK Gold merupakan aset utama U.S. Gold Corp. yang menjadi fondasi optimisme para analis. Studi kelayakan (feasibility study) untuk proyek ini dijadwalkan rilis pada Januari 2026. Hasil studi tersebut diharapkan dapat meningkatkan proyeksi ekonomi proyek, terutama dengan mempertimbangkan kenaikan harga logam dan potensi penjualan agregat.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Menurut pantauan Mureks, Proyek CK Gold memiliki posisi strategis yang dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi U.S. Gold Corp. di pasar pertambangan emas.
Katalis Utama dan Risiko Investasi
Beberapa katalis utama yang akan mendorong kinerja USAU sepanjang tahun 2026 meliputi:
- Rilis studi kelayakan yang komprehensif.
- Penyelesaian paket pembiayaan proyek.
- Dimulainya konstruksi tambang.
Meskipun demikian, investasi pada saham USAU tidak lepas dari risiko. Volatilitas harga emas dan potensi dilusi saham menjadi perhatian utama bagi investor. Namun, analisis menunjukkan bahwa bahkan dalam skenario konservatif, saham ini masih berpotensi memberikan kenaikan sebesar 200% hingga 300% relatif terhadap kapitalisasi pasar saat ini.
Analisis Peter Arendas
Analisis ini disampaikan oleh Peter Arendas, seorang profesor di University of Economics di Bratislava yang memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di bidang investasi. Peter Arendas dikenal sebagai spesialis dalam meliput perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah di sektor sumber daya, dengan keahlian mendalam di industri royalti dan streaming logam mulia dan industri.
Artikel ini pertama kali dipublikasikan pada 4 Januari 2026, menyoroti prospek cerah U.S. Gold Corp. di tahun yang baru.






