Platform game populer Roblox kini mewajibkan seluruh penggunanya di seluruh dunia untuk menjalani proses verifikasi usia jika ingin mengaktifkan fitur percakapan (chat). Kebijakan fundamental ini diberlakukan sebagai langkah strategis perusahaan menyusul meningkatnya tuntutan hukum dan investigasi ketat terkait potensi risiko keamanan anak di dalam platform.
Proses verifikasi usia ini dirancang untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi jutaan pemain. Pengguna yang tidak terverifikasi tetap dapat bermain game, namun akses komunikasi mereka akan sangat dibatasi.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Metode Verifikasi dan Jaminan Keamanan Data
Untuk menyelesaikan verifikasi usia, pengguna diwajibkan membuka aplikasi dan memberikan izin akses kamera. Selanjutnya, mereka akan mengikuti proses pemindaian wajah secara langsung di layar perangkat. Bagi pengguna berusia 13 tahun ke atas, tersedia pilihan metode verifikasi alternatif, yaitu melalui pemindaian kartu identitas resmi.
Roblox menjamin bahwa seluruh gambar atau video yang digunakan selama proses verifikasi akan segera dihapus setelah validasi selesai. Proses ini sepenuhnya ditangani oleh vendor pihak ketiga tepercaya, Persona. Mureks merangkum, Roblox menekankan bahwa Persona juga diwajibkan menghapus seluruh data visual pengguna setelah verifikasi berakhir, memastikan privasi data tetap terjaga.
Batasan Akses dan Mekanisme Banding
Penting untuk dicatat, verifikasi usia bersifat opsional bagi semua pemain. Namun, tanpa proses tersebut, akses pengguna ke fitur chat dan komunikasi akan secara otomatis dibatasi. Fungsi percakapan tidak akan berfungsi penuh, meskipun pengguna masih dapat memainkan game.
Jika sistem keliru dalam memprediksi usia pengguna, Roblox telah menyiapkan mekanisme banding. Pengguna dapat mengajukan banding dan memverifikasi usia mereka melalui metode alternatif, termasuk verifikasi identitas atau menggunakan kontrol orang tua untuk memodifikasi usia anak mereka dalam sistem.
Keputusan untuk menerapkan verifikasi usia secara luas ini diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi internal menyeluruh. Sebelumnya, Roblox telah menguji coba kebijakan serupa di beberapa pasar terpilih sebelum akhirnya memberlakukannya secara global.






