Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, secara mengejutkan menghadirkan sejumlah inovasi ponsel yang menarik perhatian. Meskipun biasanya bukan panggung utama bagi perangkat seluler, gelaran tahun ini menunjukkan tren yang berbeda dengan kemunculan beberapa model yang layak dicermati.
Roland Moore-Colyer, seorang pengamat teknologi, telah merangkum lima ponsel yang paling menonjol di antara deretan inovasi tersebut. Menurut pantauan Mureks, kelima perangkat ini menawarkan fitur unik, mulai dari ponsel lipat dengan layar super besar hingga perangkat yang menghidupkan kembali nostalgia keyboard fisik.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Samsung Galaxy TriFold: Era Baru Ponsel Lipat
Samsung Galaxy TriFold menjadi bintang utama di CES 2026. Ponsel lipat ini menawarkan layar jumbo 10 inci yang dapat dilipat menjadi bentuk yang tidak jauh lebih tebal dari seri Galaxy Z Fold sebelumnya. Perangkat ini menjanjikan pengalaman tablet produktif yang tetap mudah dibawa.
Editor-at-Large Lance Ulanoff, yang sempat menjajal langsung Galaxy TriFold, mengungkapkan kekagumannya. “Samsung Galaxy Z TriFold adalah sebuah pencapaian teknik yang tanpa kompromi dan luar biasa, menawarkan potensi produktivitas tablet layar besar yang benar-benar dapat dikantongi. Kami tidak menghabiskan banyak waktu dengannya, tetapi apa yang kami lihat, coba, dan sentuh membuat kami terkesan,” ujarnya.
Motorola Razr Fold: Penantang Baru di Segmen Lipat Buku
Setelah beberapa generasi ponsel lipat bergaya flip, Motorola akhirnya merilis ponsel lipat bergaya buku pertamanya, Motorola Razr Fold. Perangkat ini siap bersaing dengan Galaxy Z Fold 7 dan OnePlus Open.
Motorola Razr Fold hadir dengan layar penutup 6,6 inci dan layar internal 8,1 inci berpanel LTPO, yang memungkinkan refresh rate adaptif dari 120Hz hingga 1Hz untuk menghemat daya. Ponsel ini dilengkapi lima kamera: tiga kamera belakang 50 megapiksel (utama, ultra-wide, telefoto), satu kamera internal 20MP, dan kamera depan 32MP pada layar penutup. Meskipun detail spesifik masih minim, Razr Fold berpotensi menjadi pilihan menarik jika ditawarkan dengan harga kompetitif.
Honor Robot Phone: Inovasi Kamera Lengan Robotik
Honor menghadirkan kejutan dengan Robot Phone yang diumumkan pada Oktober 2025 dan dipamerkan di CES 2026. Ponsel ini menampilkan sistem kamera belakang yang terpasang pada lengan robotik dan gimbal.
Konsep ini bertujuan untuk memungkinkan fotografi dan videografi yang lebih dinamis. Meskipun detailnya masih langka, ada indikasi bahwa sistem AI akan mampu melacak objek menarik secara cerdas. Inovasi ini menunjukkan pemikiran kreatif di tengah pasar smartphone yang cenderung iteratif.
Motorola Signature: Kembali ke Pertarungan Flagship
Motorola juga memperkenalkan Motorola Signature, sebuah ponsel flagship sejati. Perangkat ini dilengkapi spesifikasi kelas atas seperti empat kamera 50MP, layar AMOLED 6,8 inci dengan refresh rate 165Hz, baterai 5.200mAh dengan pengisian daya kabel 90W dan nirkabel 50W, serta RAM 12GB dan penyimpanan 512GB.
Kelemahan Signature mungkin terletak pada penggunaan chipset Snapdragon 8 Gen 5, yang meskipun cepat, kemungkinan tidak seunggul Snapdragon 8 Elite pada seri Samsung Galaxy S25. Namun, dengan harga sekitar £899.99 (sekitar $1.210 / Rp18 jutaan), Motorola menargetkan segmen flagship dengan harga menarik, berpotensi bersaing dengan OnePlus 15.
Clicks Communicator: Nostalgia Keyboard Fisik
Bagi para penggemar ponsel BlackBerry, Clicks Communicator hadir sebagai jawaban. Ponsel Android ini dilengkapi keyboard fisik dan layar AMOLED 4,03 inci, mengingatkan pada desain BlackBerry klasik.
Clicks Communicator menjalankan versi kustom Niagara Launcher yang memprioritaskan aplikasi produktivitas. Fokusnya adalah pada efisiensi kerja, sehingga hanya dilengkapi satu kamera 50MP. Tersedia untuk reservasi seharga $399 (sekitar Rp6 jutaan) dan harga penuh $499 (sekitar Rp7,7 jutaan), ponsel ini menarik bagi mereka yang mencari perangkat kerja daripada komputer saku serba bisa.






