Lexar, produsen solusi penyimpanan terkemuka, memperkenalkan inovasi terbarunya, AI-Grade Storage Stick, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Perangkat penyimpanan modular ini dirancang untuk memperluas kapasitas penyimpanan pada laptop bisnis dan workstation seluler generasi berikutnya yang kompatibel, dengan fokus pada beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang intensif.
Salah satu fitur unggulan dari AI-Grade Stick adalah kemampuannya untuk hot-swappable. Ini memungkinkan pengguna untuk menambah atau mengganti kapasitas penyimpanan secara instan tanpa perlu mematikan perangkat. Konsep ini menawarkan fleksibilitas yang signifikan bagi para profesional yang membutuhkan solusi penyimpanan adaptif saat bepergian.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Dirancang Khusus untuk Beban Kerja AI
AI-Grade Stick secara spesifik direkayasa untuk tugas komputasi berperforma tinggi, menjanjikan kecepatan yang sangat cepat (blazing speeds) yang cocok untuk aplikasi berbasis AI. Desainnya yang ringkas dan modular menekankan portabilitas serta aksesibilitas langsung, mengindikasikan nilai potensial bagi pengguna yang memerlukan solusi penyimpanan fleksibel.
Ketika dicolokkan, perangkat ini terintegrasi langsung dengan sistem host, tidak seperti perangkat eksternal pasif. Lexar menjelaskan bahwa AI-Grade Stick bukanlah alternatif untuk SSD internal, melainkan menawarkan tingkatan ekspansi baru untuk sistem yang kapasitas bawaannya semakin terbatas.
Yang membedakan AI-Grade Stick dari SSD konvensional adalah fokusnya pada beban kerja AI. Perangkat ini dibangun untuk memberikan kinerja yang konsisten dan berkelanjutan selama tugas-tugas jangka panjang.
Harga dan Adopsi Pasar Masih Tanda Tanya
Meskipun pendekatan teknis ini menarik, pertanyaan besar masih menyelimuti harga dan adopsi oleh vendor perangkat. Hingga saat ini, belum ada pengumuman dari produsen perangkat yang mengindikasikan dukungan untuk AI-Grade Stick, menyisakan keraguan tentang relevansi praktisnya di skenario dunia nyata.
Seorang juru bicara Lexar menjelaskan kepada Techradar Pro,






