Hiburan

Riot Games Rilis Pistol Baru ‘Bandit’ di Valorant, Siapkan Perombakan Senjata Menyeluruh Sepanjang 2026

meluncurkan pembaruan terbaru untuk gim penembak taktisnya, , pada Minggu, 11 Januari 2026. Pembaruan ini tidak hanya memperkenalkan pistol baru bernama Bandit, tetapi juga menandai dimulainya rencana ambisius pengembang untuk meninjau ulang seluruh arsenal senjata dan mekanisme pertarungan inti gim sepanjang tahun 2026.

Pistol Bandit: Pilihan Baru di Ronde Awal

Pistol Bandit hadir sebagai senjata semi-otomatis yang dirancang untuk mengisi celah antara pistol Ghost yang senyap dan Sheriff, revolver berkekuatan tinggi di Valorant. Dengan laju tembakan yang lebih cepat dari Sheriff dan kerusakan yang lebih superior dibandingkan Ghost, Bandit mampu memberikan headshot instan yang mematikan bagi pemain dengan pelindung ringan. Riot Games berharap penambahan senjata ini akan memberikan dinamika baru yang menarik pada ronde-ronde awal yang didominasi penggunaan pistol.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Fokus Kembali pada ‘Gunplay’

Penambahan Bandit merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar oleh Riot Games untuk mengembalikan penekanan pada ‘gunplay’ atau mekanisme tembak-menembak dalam Valorant. Menurut pantauan Mureks, sejak diluncurkan pada tahun 2020, gim ini awalnya diposisikan sebagai Counter-Strike dengan tambahan kekuatan super. Namun, beberapa tahun terakhir, penekanan bergeser ke arah kekuatan super dengan tambahan Counter-Strike, sebuah masalah yang mencapai puncaknya tahun lalu.

Riot Games telah berjanji untuk mengurangi utilitas tambahan guna mengarahkan kembali Valorant ke inti permainan tembak-menembak. Inisiatif ini akan berlanjut hingga tahun 2026. Tiffy, manajer produk Riot untuk Gameplay, dalam sebuah video yang merinci pembaruan tersebut, menyatakan, “Since we started putting the emphasis on gunplay in 2025, we’re going to use 2026 to take a holistic look at our arsenal and core combat loop, to make adjustments where needed.”

Perombakan Peta dan Mode Baru

Selain perubahan senjata, pembaruan ini juga membawa perombakan signifikan pada salah satu peta Valorant, Breeze. Berdasarkan umpan balik pemain yang menunjukkan desain Breeze terlalu terbuka, pengembang telah menambahkan lebih banyak perlindungan dan menutup beberapa area yang lebih luas untuk memperketat pertemuan tempur. Dua peta lainnya, Haven dan Corrode, juga telah disesuaikan sedikit untuk membuat penetrasi dinding lebih dapat diprediksi.

Pembaruan ini turut memperkenalkan mode sementara baru bernama “All Random One Site”. Mode ini dirancang sebagai pengalaman bermain yang serba cepat dan reaktif, di mana pemain akan muncul sebagai karakter acak dan bertarung di area kecil yang tertutup di setiap peta.

Peningkatan Sistem Peringkat dan Anti-Cheat

Perubahan besar lainnya yang disoroti Riot adalah pada Match Making Rating (MMR). Meskipun Riot tidak merinci terlalu banyak, perubahan ini bertujuan agar MMR dapat lebih akurat mencerminkan keterampilan pemain, sehingga membantu memastikan pertandingan memiliki keseimbangan yang lebih baik untuk tahun 2026.

Pemain yang tertarik untuk kembali ke Valorant disarankan untuk memastikan BIOS motherboard mereka telah diperbarui. Hal ini karena Riot Games telah menerapkan langkah-langkah anti-cheat terbaru yang mungkin mengharuskan pembaruan BIOS agar gim dapat dimainkan.

Mureks