Litheli, perusahaan inovator di bidang peralatan taman, memperkenalkan terobosan baru dalam perawatan rumput robotik di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Mereka mendemonstrasikan Skopeâ„¢ 800 AI-VISION Robotic Lawn Mower, sebuah perangkat yang diklaim mampu mengubah cara kerja pemotong rumput otomatis dari sekadar otomasi menjadi kecerdasan dunia nyata.
Robot pemotong rumput Skope 800 meninggalkan metode tradisional yang mengandalkan kabel batas atau sistem penentuan posisi RTK. Sebagai gantinya, perangkat ini menggunakan sistem AI multi-vision murni yang dirancang untuk langsung beroperasi tanpa instalasi rumit. Pengguna tidak perlu lagi memasang kabel perimeter atau menyiapkan stasiun pangkalan.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Navigasi Cerdas Tanpa Intervensi Manual
Dengan mengandalkan beberapa kamera onboard dan persepsi AI, Skope 800 secara mandiri memetakan area taman. Setelah ditempatkan di halaman, robot ini akan mengidentifikasi batas-batas, memahami perubahan medan, dan merencanakan rute pemotongan yang efisien tanpa campur tangan manual. Tujuan utamanya adalah mengurangi kerumitan pengaturan sekaligus meningkatkan akurasi dan keandalan di lingkungan perumahan sehari-hari.
Pergeseran menuju navigasi berbasis visi ini menempatkan Skope 800 lebih dekat dengan cara kerja kendaraan otonom dan robot layanan. Mereka melihat dan menafsirkan dunia di sekitarnya, bukan hanya mengandalkan aturan tetap yang telah diprogram.
Adaptasi AI Vision untuk Lingkungan Nyata
Salah satu aspek paling menarik dari Skope 800 adalah kemampuannya menangani ketidakpastian. Lingkungan taman seringkali dinamis, dipenuhi anak-anak, hewan peliharaan, mainan, furnitur, dan tata letak yang terus berubah. Sistem pengenalan objek bertenaga AI Litheli dirancang untuk mendeteksi dan menghindari lebih dari 200 jenis objek secara real-time.
Dalam praktiknya, ini berarti pemotong rumput dapat dengan aman mengubah rute di sekitar anak yang berlari, berhenti sejenak di dekat hewan peliharaan, atau menavigasi di sekitar peralatan bermain tanpa intervensi manusia. Sistem ini secara dinamis menyesuaikan jalurnya dan melanjutkan pemotongan dari titik terakhir, alih-alih berhenti total atau bingung oleh rintangan tak terduga.
Skope 800 juga mendukung taman multi-zona dan navigasi yang peka terhadap tepi, memungkinkannya membersihkan sudut dan batas yang sulit dijangkau oleh banyak pemotong rumput robotik. Fitur ‘resume-from-breakpoint’ memastikan bahwa gangguan, seperti pengisian ulang atau rintangan sementara, tidak mengakibatkan area yang terlewat atau cakupan yang tidak merata. Dari perspektif pengalaman pengguna, tingkat adaptasi ini secara signifikan mengurangi kebutuhan akan pengawasan, membuat pemotongan robotik terasa lebih dapat dipercaya di ruang keluarga.
Berbagi Daya dan Desain Berkelanjutan
Di balik kapnya, Skope 800 adalah bagian dari ekosistem IPSâ„¢ (Infinity Power Share) Litheli yang lebih luas. Baterai yang digunakan untuk menggerakkan pemotong rumput dapat dibagi pakai dengan alat dan perangkat Litheli lainnya, atau bahkan digunakan sebagai sumber daya portabel untuk elektronik seperti ponsel dan laptop.
Pendekatan modular ini meningkatkan pemanfaatan baterai dan mengurangi kebutuhan akan beberapa sistem daya proprietary. Ini menjadi pertimbangan yang semakin penting seiring dengan semakin banyaknya rumah tangga yang mengadopsi peralatan bertenaga baterai. Pemotong rumput itu sendiri beroperasi dengan tenang, menghasilkan nol emisi, dan dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan sambil mempertahankan kinerja yang konsisten.
Bagi pemilik rumah yang peduli terhadap kebisingan, kualitas udara, atau keberlanjutan, Skope 800 memposisikan perawatan rumput robotik sebagai peningkatan kenyamanan dan alternatif yang lebih bersih dibandingkan peralatan bertenaga bensin. Catatan Mureks menunjukkan, inovasi ini menandai langkah maju signifikan dalam ekosistem rumah pintar, di mana visi AI, sistem energi bersama, dan alat luar ruangan otonom bekerja sama untuk menyederhanakan pekerjaan sehari-hari. Bagi para penggemar teknologi yang mengamati evolusi ekosistem rumah pintar, taman mungkin menjadi batas berikutnya.






