Produsen teknologi asal China, vivo, secara resmi meluncurkan dua amunisi terbarunya untuk pasar 5G, yakni vivo Y50e 5G dan vivo Y50s 5G. Kedua ponsel pintar ini diperkenalkan perdana di pasar domestik pada 5 Januari 2026, membawa daya tarik utama berupa kapasitas baterai super besar 6000 mAh.
Peluncuran ini menandai upaya vivo untuk memperkuat lini produk 5G mereka di awal tahun. Kedua model ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300, namun vivo sengaja menciptakan pembeda spesifikasi kunci untuk memberikan pilihan spesifik kepada konsumen, terutama pada sektor memori dan kecepatan pengisian daya.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Desain Minimalis dan Layar Responsif
vivo Y50e 5G dan Y50s 5G hadir dengan tampilan yang nyaris identik, mengadopsi bahasa desain minimalis khas vivo. Keduanya dibekali panel layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ yang standar. Untuk kenyamanan visual, layar ini menawarkan refresh rate 90Hz yang responsif dan mampu menghasilkan tingkat kecerahan puncak hingga 1000 nit, sangat membantu saat penggunaan di bawah sinar matahari langsung.
Di bagian depan, kamera selfie 5MP ditempatkan pada poni berbentuk tetesan air (waterdrop notch). Sementara itu, bagian belakang ponsel memiliki modul kamera persegi panjang yang menampung satu lensa utama 13MP. Menariknya, lubang kedua yang terlihat pada modul tersebut berfungsi sebagai pemancar inframerah, bukan lensa tambahan.
Performa dan Perbedaan Kunci Penyimpanan
Sektor performa menjadi titik awal pembeda antara kedua perangkat ini. Meskipun sama-sama mengandalkan otak yang efisien energi, MediaTek Dimensity 6300 (prosesor 6nm), perbedaan signifikan terlihat pada jenis penyimpanan internal yang digunakan.
- vivo Y50s 5G: Menggunakan standar UFS 2.2, menawarkan performa transfer data dan waktu booting yang lebih cepat.
- vivo Y50e 5G: Masih mengandalkan standar eMMC 5.1, yang kecepatannya jauh di bawah UFS.
Perbedaan ini menjadi krusial bagi pengguna yang memprioritaskan kecepatan respons sistem dan aplikasi. Selain itu, menurut catatan Mureks, kecepatan pengisian daya kedua model juga berbeda signifikan, meskipun detail spesifiknya tidak disebutkan.
Harga dan Ketersediaan
Untuk pasar China, vivo Y50e 5G dijual mulai dari 1.499 yuan, atau sekitar Rp3,5 juta jika dikonversi ke mata uang Indonesia. Informasi mengenai ketersediaan dan harga vivo Y50s 5G akan diumumkan lebih lanjut. Kedua ponsel ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan perangkat 5G dengan daya tahan baterai yang prima dan performa harian yang memadai.






