Prediksi suram mengenai prospek Apple di pasar Tiongkok terpatahkan. Seri iPhone 17 dilaporkan berhasil mendominasi penjualan, bahkan melampaui total gabungan seluruh smartphone flagship buatan merek lokal di pasar domestiknya sendiri. Capaian ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Apple di tengah persaingan sengit industri ponsel pintar Tiongkok.
Informasi mengejutkan ini diungkap oleh pembocor teknologi ternama, Ice Universe. Hingga 31 Desember 2025, Apple disebut telah menjual dan mengaktifkan sekitar 15,57 juta unit iPhone 17 di Tiongkok. Angka ini menunjukkan dominasi yang signifikan, tidak hanya mengungguli satu atau dua pesaing, tetapi juga melampaui total penjualan seluruh ponsel pintar kelas atas dari produsen lokal jika digabungkan.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Catatan Mureks menunjukkan, kesenjangan penjualan sangat lebar. iPhone 17 tercatat sekitar 5,5 kali lebih tinggi dibandingkan Xiaomi 17, yang menempati posisi kedua sebagai flagship lokal terlaris selama periode tersebut. Perbandingan ini secara spesifik hanya mencakup model flagship, tidak termasuk lini ponsel kelas menengah atau entry-level.
Dominasi ini menempatkan iPhone 17 jauh di depan rival utamanya seperti Huawei, Oppo, dan Vivo, yang selama ini dikenal sangat kuat di pasar dalam negeri Tiongkok. Fakta bahwa satu seri iPhone mampu mengalahkan gabungan flagship lokal menegaskan kembali posisi Apple yang patut diperhitungkan.
Sebelumnya, banyak analis memprediksi Apple akan menghadapi kesulitan mempertahankan performanya di Tiongkok, terutama akibat tekanan regulasi, sentimen nasionalisme, serta agresivitas merek lokal. Namun, laporan dari Counterpoint Research justru menunjukkan tren sebaliknya.
Pada November 2025, Counterpoint memproyeksikan pertumbuhan penjualan iPhone sekitar 10 persen secara tahunan (YoY) hingga akhir 2025. Pangsa pasar global Apple juga diprediksi naik menjadi 19,4 persen, menjadikannya yang tertinggi di antara seluruh produsen smartphone dunia. Laporan lain juga menyebutkan bahwa iPhone menyumbang 25 persen dari total penjualan smartphone di Tiongkok pada Oktober 2025, sebuah pencapaian yang terakhir kali terjadi pada tahun 2022.
Penjualan Global iPhone Terus Melonjak
Optimisme terhadap iPhone 17 semakin diperkuat oleh data dari Increv. Sepanjang tahun 2024, Apple tercatat menjual sekitar 231,8 juta unit iPhone secara global. Jika proyeksi pertumbuhan 10 persen terealisasi, total pengiriman iPhone pada tahun 2025 diperkirakan bisa mencapai sekitar 254,98 juta unit.
Angka tersebut menggarisbawahi bahwa performa kuat iPhone 17 di Tiongkok bukanlah fenomena sesaat, melainkan bagian integral dari tren pertumbuhan Apple secara global, meskipun pasar smartphone dunia tengah menghadapi tekanan akibat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Kepercayaan diri Apple juga tercermin dari pernyataan CEO Tim Cook dalam laporan keuangan terbaru perusahaan. Ia menyebut Apple memperkirakan pendapatan kuartal yang berakhir Desember 2025 akan menjadi “yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan”.
Cook juga menegaskan bahwa kuartal tersebut berpotensi menjadi “periode terbaik dalam sejarah penjualan iPhone”, didorong oleh performa kuat seri iPhone 17 di berbagai pasar utama, termasuk Tiongkok. Pernyataan ini semakin memperkuat sinyal bahwa Apple berhasil membalikkan keadaan di pasar yang sebelumnya dianggap paling menantang.
Dengan capaian ini, iPhone 17 tidak hanya menjadi produk sukses secara komersial, tetapi juga simbol kebangkitan Apple di Tiongkok, pasar smartphone terbesar sekaligus paling kompetitif di dunia.






