Sauna, yang dulunya identik dengan tradisi Nordik, kini meroket menjadi salah satu tren wellness paling diperbincangkan untuk tahun 2026. Lebih dari sekadar relaksasi, banyak ahli dan studi ilmiah menunjukkan bahwa aktivitas ini memiliki korelasi kuat dengan peningkatan kualitas tidur.
Sebuah survei global tentang sauna pada tahun 2019, yang dipublikasikan di National Library of Medicine, mengungkapkan bahwa 83,5% responden merasakan manfaat tidur yang lebih baik setelah rutin menggunakan sauna. Angka ini mengindikasikan bahwa sauna bukan hanya sekadar hobi, melainkan praktik dengan dasar ilmiah yang kuat untuk membantu tubuh beristirahat.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Mekanisme Ilmiah di Balik Tidur Berkualitas
Koneksi antara suhu tubuh dan tidur sangatlah erat. Untuk mencapai tidur yang nyenyak, suhu inti tubuh harus menurun. Sauna, secara paradoks, membantu memfasilitasi perubahan suhu ini. Saat berada di dalam sauna, suhu tubuh akan meningkat. Namun, setelah keluar, tubuh akan mengalami penurunan suhu yang cepat.
Dr. Lief Hands, seorang Dokter Kiropraktik dari Precise Chiropractic & Rehabilitation di Crofton, Maryland, menjelaskan fenomena ini. “Tubuh Anda secara alami mendingin saat Anda mulai tertidur,” kata Dr. Hands. “Dan penurunan suhu tubuh itu mengirimkan sinyal ke otak bahwa ini saatnya untuk ‘mode tidur’.”
Proses pendinginan yang cepat setelah sauna ini meniru apa yang terjadi secara alami sebelum tidur, memberi sinyal kepada otak untuk melepaskan hormon pemicu tidur seperti melatonin, yang membuat seseorang merasa mengantuk dan memulai proses tidur.
Peningkatan Tidur Nyenyak dan Pengurangan Terbangun
Penelitian lain dari para peneliti Finlandia yang memantau pola tidur subjek uji menunjukkan hasil yang signifikan. Setelah sesi sauna, tidur nyenyak meningkat lebih dari 70% dalam dua jam pertama tidur. Selain itu, waktu yang dihabiskan untuk terbangun di malam hari juga berkurang drastis.
Mureks merangkum, temuan ini memperkuat argumen bahwa sauna dapat menjadi alat efektif untuk mengatasi masalah tidur, terutama bagi mereka yang kesulitan mencapai fase tidur dalam.
Manfaat Lain: Reduksi Stres dan Rutinitas Tidur
Selain regulasi suhu, sauna juga menawarkan manfaat besar dalam meredakan stres. Sebuah studi Swedia tahun 2022 menemukan bahwa pengguna sauna cenderung menjadi individu yang lebih bahagia dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik. “Panas juga membantu tubuh melepaskan endorfin, yang secara alami membawa tubuh ke kondisi pikiran yang lebih rileks dan tidur yang lebih nyenyak,” tambah Dr. Hands.
Fenomena menarik lainnya adalah bagaimana sauna modern berkembang menjadi ruang sosial. Studi menunjukkan korelasi positif antara interaksi sosial dan kualitas tidur, menambah dimensi lain pada manfaat sauna.
Terakhir, sauna dapat membantu membentuk rutinitas tidur yang konsisten. Ritme sirkadian tubuh beroperasi dalam siklus 24 jam dan membutuhkan isyarat eksternal, seperti cahaya dan suhu, untuk mengetahui kapan harus bersiap tidur dan kapan harus waspada. Memasukkan sauna ke dalam rutinitas malam dapat menjadi isyarat kuat bagi tubuh untuk bersantai.
Tips Menggunakan Sauna untuk Tidur Optimal
Untuk memaksimalkan manfaat sauna demi tidur yang lebih baik, Dr. Hands memberikan beberapa tips:
- Waktu Ideal: Gunakan sauna satu hingga tiga jam sebelum waktu tidur.
- Durasi: Cukup 10 hingga 20 menit di dalam sauna.
- Pendinginan Alami: Setelah keluar, biarkan tubuh mendingin secara alami.
- Hidrasi: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik, karena dehidrasi dapat mengganggu tidur.
- Minimalkan Stimulasi: Jaga agar stimulasi tetap rendah antara sesi sauna dan waktu tidur.
Dengan mengikuti panduan ini, sauna dapat menjadi bagian integral dari rutinitas malam Anda untuk mencapai tidur yang lebih berkualitas dan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.






