Tren

Direktur Utama Bulog Pastikan Target Beras Satu Harga Nasional, Serapan 4 Juta Ton Jadi Kunci

Perum Bulog menargetkan penerapan harga beras yang seragam di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa realisasi cita-cita ini sangat bergantung pada keberhasilan Bulog menyerap beras petani sebanyak 4 juta ton pada tahun 2026 ini.

Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, target tersebut merupakan salah satu sasaran jangka pendek Bulog untuk menstabilkan harga beras dan meningkatkan daya beli masyarakat. Ia berharap Bulog dapat segera menyamaratakan harga beras medium jenis Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) di tingkat pengecer secara nasional.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

“Dari Sabang sampai Merauke, insyaallah Bulog akan bercita-cita meratakan satu harga beras SPHP, dari Sabang sampai Merauke harganya satu harga,” ujar Ahmad dalam konferensi pers pada Jumat (9/1).

Menurut pantauan Mureks, Bulog mengambil inspirasi dari keberhasilan PT Pertamina (Persero) yang sejak tahun 2016 telah berhasil menjalankan program BBM satu harga secara nasional. Ahmad berharap Bulog dapat mengikuti jejak tersebut untuk komoditas beras.

“Seperti juga Pertamina. Pertamina juga dari Sabang sampai Merauke satu harga, Bulog juga harga berasnya satu. Kami mohon doa restunya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, jika serapan beras petani mencapai target maksimal 4 juta ton, cadangan beras pemerintah akan menjadi instrumen utama yang efektif dalam mengintervensi dan mengendalikan fluktuasi harga beras di pasar.

Mureks