Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah satu keluarga ditemukan tewas secara misterius. Kedatangan tim Puslabfor pada Jumat (2/1/2026) ini menandai babak baru dalam upaya mengungkap penyebab kematian tragis tersebut.
Pantauan Mureks di lokasi kejadian, tim Puslabfor tiba sekitar pukul 15.43 WIB dengan membawa sejumlah peralatan khusus untuk pemeriksaan TKP. Sejumlah personel kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok yang sudah berada di lokasi turut masuk ke dalam rumah korban untuk membantu proses investigasi. Sementara itu, warga sekitar tampak mengerumuni area yang telah dipasangi garis polisi, menunjukkan perhatian publik yang tinggi terhadap kasus ini.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Penyelidikan Awal dan Korban
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, membenarkan adanya peristiwa tragis ini. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah awal penyelidikan di lokasi. “Sudah dilakukan olah TKP dan dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok,” kata Maryati, Jumat (2/1).
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian sekeluarga tersebut belum dapat disimpulkan oleh penyidik. Maryati menegaskan, “Masih dalam penyelidikan.” Ia menambahkan, “Nanti setelah hasil penyelidikan kami infokan kembali,” mengindikasikan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses investigasi rampung.
Mureks mencatat bahwa korban meninggal dunia dalam kasus ini adalah Siti Solihah (50) selaku ibu, Afiah Al Adilah Jamaludin (28) anak pertama, dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14) anak bungsu. Selain itu, terdapat satu korban lain, Abdullah Syauqi Jamaludin (23) anak ketiga, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kondisi mengenaskan para korban pertama kali ditemukan oleh anak kedua keluarga tersebut yang baru pulang kerja sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, para korban dilaporkan dalam kondisi mulut berbusa, menambah misteri di balik kematian satu keluarga ini.






