SEMARANG, Mureks – PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan penting atas Persipal Palu dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Pegadaian Championship 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Sabtu (3/1) malam tersebut membawa tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar naik satu tingkat pada klasemen sementara.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama berjuang untuk keluar dari zona merah klasemen, mengingat perolehan poin mereka yang masih minim. Sejak peluit awal dibunyikan, PSIS Semarang langsung menunjukkan intensitas serangan tinggi.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Babak Pertama dan Gol Pembuka Krisna Jhon
Laskar Mahesa Jenar memulai babak pertama dengan serangan cepat, langsung menekan pertahanan Persipal Palu yang berjuluk Laskar Tadulako. Peluang pertama tercipta pada menit ke-8 melalui tendangan keras Luan Dias dari luar kotak penalti, namun masih mampu ditepis oleh kiper Persipal.
Tekanan dari PSIS Semarang terus berlanjut, meskipun barisan pertahanan Persipal Palu tampil kokoh meredam berbagai upaya serangan. Laskar Tadulako sempat mencoba keluar dari tekanan pada menit ke-22, menciptakan peluang lewat sundulan yang sayangnya melambung di atas mistar gawang.
Kesempatan emas bagi tim tuan rumah akhirnya datang pada menit ke-28. Berawal dari tendangan bebas, Krisna Jhon tidak menyia-nyiakan umpan matang dari Habil Akbat. Dengan mudah, ia menyundul bola yang melambung, menggetarkan jala gawang tim tamu dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSIS Semarang. Lima menit berselang, PSIS kembali menciptakan peluang serupa, namun berhasil digagalkan oleh lini belakang Persipal Palu. Mureks mencatat bahwa dominasi PSIS di babak pertama cukup merepotkan pertahanan lawan, yang berujung pada beberapa pelanggaran di area berbahaya.
Gol Penutup Sulistia Krisna di Masa Krusial
Memasuki babak kedua, Persipal Palu berusaha bangkit dan mencoba keluar dari tekanan dengan mengandalkan bola panjang untuk mengejutkan lini belakang PSIS Semarang. Namun, upaya tersebut selalu kandas di lini tengah Laskar Mahesa Jenar yang tampil disiplin memotong alur bola, memaksa tim tamu kembali bertahan di daerah sendiri.
PSIS Semarang semakin nyaman dalam menguasai permainan, meskipun sempat frustrasi karena sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol. Hingga mendekati menit terakhir babak kedua, kedudukan masih bertahan 1-0. Wasit kemudian memberikan tambahan waktu delapan menit.
Pada kondisi waktu yang semakin krusial, skema serangan terus-menerus yang dilakukan Laskar Mahesa Jenar akhirnya membuahkan hasil manis. Pada menit ke-91, sebuah serangan cepat berhasil memecah pertahanan Laskar Tadulako yang mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Sulistia Krisna kembali berada di momen penting, dengan ketenangannya ia berhasil mencetak gol kedua, mengubah skor menjadi 2-0.
Atmosfer Stadion Jatidiri Semarang yang awalnya tegang dan penuh dengan kejengkelan akibat kegagalan penyelesaian akhir, akhirnya bergemuruh dengan terciptanya gol kedua ini. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan hingga akhir pertandingan.






