Hiburan

Produser KCD2: “Sistem Berat Badan Henry Terlalu Aneh dan Rumit untuk Diterapkan”

Pengembang Warhorse Studios mengungkapkan bahwa sekuel gim RPG mereka, Kingdom Come: Deliverance 2 (KCD2), nyaris menghadirkan sistem berat badan karakter utama, Henry, yang dinamis. Sistem ini memungkinkan Henry menjadi gemuk atau kurus, memengaruhi pakaian dan zirah yang bisa ia kenakan. Namun, fitur ambisius tersebut akhirnya dibatalkan.

Martin Klima, salah satu pendiri Warhorse dan produser eksekutif KCD2, menjelaskan kepada PC Gamer tentang ide yang tidak jadi diimplementasikan ini. Menurut Klima, sistem tersebut akan membuat Henry mengalami perubahan berat badan tergantung pada seberapa banyak makanan yang dikonsumsi pemain.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

“Saat ini di gim yang kami rilis, semua pria mengenakan pakaian yang sama dengan Anda… pada dasarnya, Anda bisa mengenakan apa pun yang Anda temukan,” kata Klima, membandingkan dengan konsep awal. Ia menambahkan bahwa dalam tahap pengembangan awal, Warhorse sempat bereksperimen dengan sistem di mana “Some NPCs would be fat and some would be thin, and then the clothing they wear would be either too large or too small for you.”

Sistem ini dirancang agar Henry juga bisa beradaptasi. Jika pemain menemukan zirah bagus yang tidak muat karena Henry terlalu kurus, ia bisa makan banyak untuk mencapai ukuran yang pas. “When you eat, basically, you would get fatter, and then this clothing you have in your inventory suddenly will fit you, while the clothing you had previously wouldn’t fit you, because now you’re too fat for it. Or you could go on a diet and do the same process in reverse,” jelas Klima.

Mureks mencatat bahwa ide ini, meskipun menarik, tidak pernah berkembang jauh. Warhorse Studios akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan sistem tersebut. Klima mengungkapkan alasannya, “It was just really too bizarre and too much work and not really that much fun.”

Pengembang merasa bahwa sistem pakaian dan zirah yang sudah ada di KCD2 sudah cukup kompleks. “We felt that the clothing system is quite complex as it is, and it really doesn’t need another layer of complexity,” pungkas Klima, mengakhiri gagasan tentang “Henry Gemuk” dari panggung sejarah pengembangan gim tersebut.

Mureks