Tren

Presiden Prabowo Yakini Indonesia Bisa Hapus Kemiskinan di Puncak Perayaan Natal Nasional 2025

Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menghapus kemiskinan dan kelaparan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 yang bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, pada Senin (5/1) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan visi ambisiusnya bahwa Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia. Namun, ia menekankan satu syarat krusial: “bisa bersatu, elitnya bisa bekerja sama.” Untuk mencapai tujuan tersebut, Prabowo secara tegas mengajak seluruh elemen bangsa untuk “kerja sama, bersatu, dan bersama.”

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Kepala Negara tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, didampingi oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta. Ia menyalami satu per satu peserta yang hadir, mulai dari deretan bangku paling belakang, depan, hingga area kiri-kanan, diiringi lantunan lagu “Gita Surga Bergema” dan “Hai Dunia Gembiralah” oleh paduan suara.

Antusiasme peserta Perayaan Natal 2025 terlihat jelas, tidak hanya di area bawah, tetapi juga dari bangku tribun yang riuh menyambut Kepala Negara. Selain menyapa masyarakat, Presiden Prabowo juga menyalami jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang turut hadir. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Selain itu, hadir pula Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kebudayaan Fadly Zon, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Jajaran pejabat lainnya yang turut memeriahkan acara adalah Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Polri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Mureks mencatat bahwa acara Perayaan Natal Nasional ini dihadiri oleh 3.840 orang peserta. Mereka terdiri dari koster gereja Katolik dan Protestan, anak-anak yatim piatu, anak-anak sekolah minggu, guru agama Katolik dan Protestan, anak-anak disabilitas, serta paduan suara Katolik dan Protestan yang berasal dari sekitar Jakarta.

Mureks