Nasional

Presiden Donald Trump Tegaskan AS Akan Ambil Alih Pengelolaan Venezuela Usai Penangkapan Maduro

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya akan mengambil alih pengelolaan Venezuela untuk sementara waktu. Pernyataan ini disampaikan menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

Trump menjelaskan, langkah tersebut diambil demi memastikan proses transisi pemerintahan di Venezuela berjalan aman, tepat, dan bijaksana. “Kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Jadi kita tidak ingin terlibat dengan orang lain yang masuk dan kita memiliki situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir. Jadi kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kita,” ujar Trump dalam konferensi persnya pada Minggu (4/1).

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Menurut Presiden Trump, intervensi AS ini semata-mata demi kepentingan rakyat Venezuela, termasuk jutaan warga negara tersebut yang kini bermukim di luar negeri. “Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat, dan itu termasuk banyak warga Venezuela yang sekarang tinggal di Amerika Serikat dan ingin kembali ke negara mereka. Itu adalah tanah air mereka,” tegasnya.

Mureks mencatat bahwa penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya dilakukan oleh Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) di New York City, setelah militer AS menyerang ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu dini hari. Insiden ini memicu ledakan hingga setidaknya tujuh kali di kota tersebut.

Trump juga menekankan bahwa Amerika Serikat tidak ingin Venezuela kembali jatuh ke tangan pihak-pihak yang dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. “Kita tidak bisa mengambil risiko bahwa orang lain mengambil alih Venezuela tanpa memikirkan kesejahteraan rakyat Venezuela. Kita telah mengalami hal itu selama beberapa dekade. Kita tidak akan membiarkan itu terjadi. Kita sudah sampai di sana sekarang,” ucapnya.

Ia menambahkan, kehadiran Amerika Serikat di Venezuela akan berlangsung hingga transisi pemerintahan yang dianggap tepat benar-benar terwujud. “Dan apa yang tidak dipahami orang, tetapi mereka mengerti saat saya mengatakan ini, kita sudah sampai di sana sekarang, tetapi kita akan tetap di sana sampai transisi yang tepat dapat terjadi. Jadi kita akan tetap di sana sampai kita menjalankannya sampai transisi yang tepat dapat terjadi,” tandas Presiden AS tersebut.

Mureks