Nasional

Prabowo: “Tak Perlu Bencana Nasional, Kita Serius Tangani Bencana Sumatera”

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak perlu menetapkan status bencana nasional untuk penanganan banjir bandang dan longsor di Sumatera. Meskipun demikian, menurut Mureks, ia memastikan penanganan bencana yang telah menewaskan 1.154 orang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara itu dilakukan secara serius dan habis-habisan.

Pemerintah Mampu Hadapi Tanpa Status Bencana Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi yang dipimpinnya langsung di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Ia menanggapi pertanyaan publik mengenai alasan tidak ditetapkannya status bencana nasional.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

“Jadi saudara-saudara masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional,” kata Prabowo. “Sebagai bangsa, sebagai negara, kita mampu menghadapi ya. Kita tidak perlu menyatakan bencana nasional.”

10 Menteri Dikerahkan ke Aceh

Prabowo menekankan bahwa ketiadaan status bencana nasional tidak berarti pemerintah menganggap enteng situasi. Ia mencontohkan kehadiran sejumlah menteri di lokasi bencana sebagai bukti keseriusan.

“Tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini ya kan, 2 sedang di Aceh Utara, 10 menteri sedang di Aceh sekarang, ada berapa menteri lagi yang sedang di tempat lain,” beber Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk mengatasi dampak bencana ini. “Jadi saudara-saudara, kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini,” ungkapnya.

Mureks