Teknologi

Ponsel Trump T1 Emas Kembali Mangkir dari Jadwal Rilis, Keberadaannya Masih Misteri

Ponsel Trump Mobile T1 berwarna emas, yang digadang-gadang sebagai pesaing iPhone dan telah dipesan oleh para pendukung Donald Trump, kembali meleset dari jadwal peluncuran. Hingga Sabtu, 10 Januari 2026, perangkat yang misterius ini tak kunjung tiba di tangan konsumen, meskipun pre-order senilai 100 dolar AS telah ditarik.

Sejak pertama kali diumumkan pada Juni 2025, ponsel ini dijanjikan akan dikirimkan pada Agustus atau September tahun yang sama. Namun, batas waktu tersebut berlalu tanpa ada satu pun unit yang terkirim. Situs web produk kemudian mengubah tanggal rilis menjadi “akhir tahun ini”.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Frasa “akhir tahun ini” secara implisit merujuk pada pengiriman sebelum akhir 2025. Namun, dengan bergulirnya tahun 2026, keberadaan ponsel yang bangga menyandang nama Trump ini masih menjadi tanda tanya besar. Saat ini, jika mengunjungi situs web Trump Mobile, janji pengiriman “akhir tahun ini” masih terpampang, tanpa indikasi tahun berapa yang dimaksud. Ketidakpastian tanggal peluncuran ini menimbulkan pertanyaan seberapa jauh produk tersebut dari tahap rilis.

Dalam ringkasan Mureks, ketidakjelasan ini menambah daftar panjang pertanyaan seputar proyek ambisius tersebut.

Menurut laporan Financial Times, tim layanan pelanggan Trump Mobile menyatakan bahwa penundaan ponsel ini disebabkan oleh penutupan pemerintahan AS baru-baru ini. Pada Desember 2025, Financial Times juga melaporkan bahwa tim tersebut menyebut ada “kemungkinan besar” perangkat tidak akan dikirimkan pada akhir bulan itu, sebuah prediksi yang kini telah terbukti.

Ini bukan kali pertama Trump Mobile menuai kontroversi. Perusahaan tersebut dilaporkan telah mencabut janji utamanya untuk memproduksi Ponsel T1 di Amerika. Selain itu, jaringan seluler yang mereka tawarkan juga memunculkan berbagai masalah dan batasan yang mengkhawatirkan bagi penggunanya.

Menanggapi situasi ini, analis International Data Corp. (IDC), Francisco Jeronimo, menyuarakan keraguannya. Berbicara kepada PBS, Jeronimo mengatakan, “Kami selalu cukup skeptis tentang ponsel ini. Mereka mungkin menemukan bahwa membangun ponsel lebih sulit dari yang mereka kira. Mari kita lihat apakah benda ini akan terwujud atau tidak.”

Dengan kalender yang terus berputar ke tahun baru dan ponsel yang masih belum hadir, tidak ada yang bisa menebak kapan – atau bahkan apakah – perangkat ini akan benar-benar diluncurkan. Bahkan jika nantinya terwujud, mungkin tidak akan banyak menyerupai janji-janji yang diungkapkan saat pertama kali diperkenalkan ke publik.

Mureks