Tren

Pilihan Tontonan Akhir Pekan: Prime Video Hadirkan Tiga Film Baru Penuh Kejutan di Awal 2026

Memasuki akhir pekan pertama tahun 2026, para pencinta film di Indonesia disuguhkan beragam pilihan tontonan menarik dari Prime Video. Layanan streaming milik Amazon ini baru saja menambahkan sejumlah judul film ke dalam pustakanya sebagai bagian dari daftar rilis Januari 2026.

Tim redaksi Mureks telah menyisir daftar tersebut untuk menemukan tiga film terbaik yang patut masuk daftar tontonan Anda. Dari komedi parodi yang kocak hingga horor penuh ketegangan dan kembalinya waralaba fiksi ilmiah legendaris, Prime Video siap menemani waktu luang Anda.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

“The Naked Gun” (2025): Komedi Parodi yang Mengocok Perut

Film “The Naked Gun” (2025) menjadi contoh bagaimana sekuel warisan dapat dieksekusi dengan tepat. Alih-alih menjadi daur ulang murahan, versi terbaru dari seri parodi ikonik ini menunjukkan apresiasi mendalam terhadap pendahulunya. Meskipun tidak ada yang bisa menggantikan Leslie Nielsen yang legendaris, pemilihan Liam Neeson sebagai Frank Drebin Jr. terbukti brilian.

Neeson, dengan pembawaan kaku dan ekspresi datar khasnya, sangat cocok dengan gaya humor slapstick “The Naked Gun” yang konyol. Dikisahkan, Letnan Frank Drebin Jr. (Neeson) harus memecahkan kasus pembunuhan demi menyelamatkan unit Police Squad kesayangannya. Turut dibintangi Pamela Anderson sebagai Beth Davenport, film ini menghujani penonton dengan begitu banyak lelucon sehingga kegagalan beberapa di antaranya tidak akan terasa, karena lelucon berikutnya pasti akan berhasil. Adegan “manusia salju” yang absurd, menurut Mureks, adalah salah satu puncaknya yang dijamin membuat penonton terpingkal-pingkal.

“Final Destination: Bloodlines” (2025): Horor Penuh Kematian Elaboratif

Setelah hiatus hampir 15 tahun, waralaba “Final Destination” kembali pada tahun 2025 dengan “Bloodlines”. Film ini dengan cerdas mempertahankan elemen-elemen yang selalu berhasil dalam seri horor berdarah ini, sambil menambahkan sentuhan baru agar tidak terasa seperti pengulangan total. “Final Destination: Bloodlines” menyajikan semua adegan kematian yang rumit dan menjadi ciri khas waralaba ini, bahkan dibuka dengan urutan premonisi yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah “Final Destination”.

Inti ceritanya mirip dengan film-film sebelumnya: sekelompok orang selamat dari bencana mematikan, hanya untuk diburu oleh Kematian yang tidak senang karena beberapa korbannya lolos dari takdir yang telah ditentukan. Namun, sentuhan menarik di sini adalah para penyintas berasal dari berbagai generasi, di mana cucu-cucu Iris Campbell (Gabrielle Rose), yang seharusnya meninggal dalam insiden runtuhnya gedung pencakar langit, menjadi target Grim Reaper tak terlihat. Film ini juga menyertakan penghormatan emosional yang menyentuh untuk Tony Todd, pemeran utama “Final Destination” yang telah berpulang pada November 2024.

“Alien: Romulus” (2024): Kembali ke Akar Fiksi Ilmiah Klasik

Bagi penggemar berat waralaba “Alien”, “Alien: Romulus” (2024) adalah suguhan yang dinanti. Film ini secara cerdas kembali ke dasar, berfokus pada ketegangan inti dari sekelompok penjelajah luar angkasa yang diburu oleh predator paling mematikan di alam semesta, Xenomorph. Meskipun ada sedikit terlalu banyak fan service dan referensi yang terasa dipaksakan, “Romulus” disebut sebagai film “Alien” yang paling memuaskan penonton sejak “Aliens” pada tahun 1986.

Dalam “Alien: Romulus”, sekelompok kolonis membobol stasiun luar angkasa yang tampaknya terbengkalai. Berharap menemukan peralatan berharga untuk memulai hidup baru, mereka justru menemukan teror murni saat berhadapan dengan Xenomorph. Dibintangi oleh Cailee Spaeny, David Jonsson, dan Isabela Merced, film ini dipenuhi bintang-bintang muda yang sedang naik daun. Jonsson, khususnya, tampil fenomenal sebagai android yang diprogram ulang bernama Andy, melanjutkan tradisi karakter android yang tak terlupakan dalam seri “Alien”.

Mureks