Tren

Pesta Gol Barcelona Hancurkan Athletic Club 5-0, Melaju ke Final Piala Super Spanyol 2026

Barcelona sukses melaju ke babak final Piala Super Spanyol 2026 setelah membantai Athletic Club dengan skor telak 5-0. Pertandingan semifinal yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis, 8 Januari 2026 dini hari WIB, menjadi panggung dominasi Blaugrana.

Kemenangan besar ini memastikan Barcelona akan menantang pemenang laga antara Real Madrid dan Atletico Madrid di partai puncak. Sementara itu, Athletic Club harus tersingkir setelah tak mampu membendung gempuran lini serang Barcelona sepanjang 90 menit.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Dominasi Sejak Menit Awal

Barcelona menunjukkan dominasi mutlak sejak peluit awal dibunyikan. Ferran Torres membuka keran gol pada menit ke-22 melalui sontekan jarak dekat, memecah kebuntuan setelah Athletic Club sempat bertahan rapi selama 20 menit pertama. Gol ini menjadi pemicu rentetan serangan Barcelona yang mengalir deras.

Hanya berselang delapan menit, Fermin Lopez menggandakan keunggulan setelah menyambar umpan silang matang dari Raphinha. Pesta gol berlanjut ketika Roony Bardghji mencetak gol ketiga pada menit ke-34 lewat penetrasi cepat ke kotak penalti lawan. Raphinha kemudian menutup babak pertama dengan tembakan keras ke sudut atas gawang, membawa Barcelona unggul 4-0.

Mureks mencatat bahwa Barcelona menguasai 80 persen penguasaan bola dan melepaskan 13 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran sepanjang pertandingan. Athletic Club, di sisi lain, hanya mampu membalas dengan sembilan percobaan dan tiga mengarah ke gawang, menunjukkan timpangnya kekuatan kedua tim.

Raphinha Jadi Pembeda

Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-52. Gol kelimanya lahir dari penyelesaian efektif setelah pertahanan Athletic Club gagal menyapu bola dengan sempurna. Penyerang asal Brasil ini tampil menonjol dengan dua gol dan pergerakan agresif di sisi sayap, menjadikannya pembeda utama dalam laga ini.

Setelah gol kelima, intensitas pertandingan sedikit menurun seiring banyaknya pergantian pemain dari kubu Athletic Club. Barcelona tetap mengontrol tempo tanpa perlu menguras energi berlebihan. Raphinha sendiri ditarik keluar pada menit ke-65 setelah perannya dinilai tuntas.

Keputusan pelatih Barcelona untuk tidak menurunkan Lamine Yamal hingga menit ke-72 juga menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki, memungkinkan rotasi tanpa mengurangi kualitas permainan tim. Dengan hasil ini, Barcelona menjaga peluang meraih trofi pertama mereka di musim 2025/2026.

Sementara itu, Athletic Club akan mengalihkan fokus ke ajang Copa del Rey menghadapi Cultural Leonesa pada 14 Januari, sebelum melanjutkan kiprah di La Liga melawan Mallorca tiga hari berselang.

Referensi penulisan: www.bola.net

Mureks