Tren

Perjuangan Robot LG CLOiD Lipat Pakaian di CES 2026: Antara Janji ‘Zero Labor Home’ dan Realita

Las Vegas, Rabu, 07 Januari 2026 – Sebuah demonstrasi robot rumah tangga di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas berhasil mencuri perhatian, bukan karena kesuksesannya, melainkan karena perjuangannya yang “menggelitik”. Robot LG CLOiD, yang dirancang untuk membantu pekerjaan rumah tangga, menunjukkan kesulitan yang mencolok saat mencoba melipat handuk, memicu tawa sekaligus rasa iba dari para penonton.

Dalam pantauan Mureks di lokasi, robot CLOiD memulai tugasnya dengan sangat lambat dan hati-hati. Ia mengambil selembar handuk dari keranjang di sisi kanannya, lalu dengan susah payah membentangkannya di atas meja menggunakan jari-jarinya. Setelah itu, robot tersebut mencoba melipat handuk menjadi dua bagian, kemudian menjadi tiga.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Namun, hasil akhir dari upaya pertama ini jauh dari sempurna. CLOiD meletakkan handuk yang sudah dilipat di atas meja dalam kondisi kusut, sebuah pemandangan yang menurut tim redaksi Mureks, “akan membuat siapa pun merasa jengkel.” Seorang perwakilan LG bahkan harus masuk ke dalam bingkai demonstrasi untuk merapikan handuk dan mendekatkannya ke robot agar lebih mudah untuk menumpuk handuk berikutnya.

Upaya kedua tidak berjalan lebih baik. CLOiD menghadapi lebih banyak kesulitan dalam melipat handuk, dan hasilnya tidak lurus sama sekali. Proses melipat satu handuk ini memakan waktu sekitar satu menit. Puncaknya, pada percobaan ketiga, robot LG tersebut berhasil melipat handuk hingga setengah jalan sebelum tampak “kebingungan atau mungkin kehabisan daya.” CLOiD kemudian menurunkan tangannya ke samping, seolah memberi isyarat kepada dunia bahwa ia menyerah.

Teknologi di Balik Kesulitan

Meskipun terlihat canggung, Mureks mencatat bahwa dibutuhkan ketangkasan yang luar biasa bagi sebuah robot untuk dapat mengambil dan melipat handuk. Teknologi yang disematkan pada CLOiD cukup canggih. Setiap lengannya memiliki tujuh derajat kebebasan, dan setiap tangan dilengkapi dengan lima jari yang dapat digerakkan secara independen untuk manipulasi yang halus. Selain itu, CLOiD juga memanfaatkan visi komputer dan kecerdasan buatan (AI) untuk pengenalan objek.

Namun, demonstrasi ini menyoroti bahwa masih ada jalan panjang untuk mencapai janji LG tentang “rumah tanpa kerja” (zero labor home) melalui kombinasi AI dan robotika. Meskipun kemampuan CLOiD untuk melakukan sebagian dari tugas melipat sudah merupakan pencapaian teknologi yang signifikan, tantangan dalam meniru ketangkasan manusia untuk pekerjaan rumah tangga yang “sederhana” tetap besar.

Mureks