Olahraga

Pep Guardiola: “Manajer Diberi Lebih Sedikit Waktu,” Soroti Pemecatan Ruben Amorim di MU

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyoroti kerasnya tekanan di Premier League menyusul pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United. Guardiola menyebut bahwa para manajer di liga kini mendapatkan waktu yang lebih singkat untuk membuktikan kemampuan mereka.

Ruben Amorim resmi dipecat oleh Manchester United pada Senin, 5 Januari 2026, setelah 14 bulan menjabat. Kepergiannya ini terjadi hanya beberapa hari setelah Enzo Maresca secara mengejutkan juga meninggalkan Chelsea.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Keputusan untuk berpisah dengan Amorim diyakini diambil setelah ia melontarkan kritik terhadap jajaran manajemen klub. Kritik tersebut muncul menyusul hasil imbang 1-1 melawan rival lama mereka, Leeds United, di Elland Road. Sebagai pengganti sementara, mantan gelandang Red Devils, Darren Fletcher, telah ditunjuk untuk memimpin tim, mengakhiri masa jabatan Amorim yang penuh gejolak.

Selama memimpin Manchester United di Premier League, Amorim mencatatkan rasio kemenangan terburuk sebesar 32%. Selain itu, menurut Mureks, ia juga memiliki rasio kebobolan gol per pertandingan terburuk (1,53) dan rasio clean sheet terendah (15%) dibandingkan manajer United lainnya.

Situasi serupa juga dialami Enzo Maresca yang meninggalkan Chelsea. Ia dilaporkan mengalami keretakan hubungan dengan para petinggi di Stamford Bridge setelah serangkaian hasil buruk. Amorim mengawasi 47 pertandingan Premier League sejak mengambil alih pada November 2024, sementara Maresca mengelola 57 pertandingan liga sejak awal musim 2024-2025.

Guardiola: Manajer Top Diberi Waktu Lebih Sedikit

Ketika ditanya mengenai fenomena manajer yang mendapatkan waktu lebih sedikit untuk membuktikan diri, Pep Guardiola memberikan pandangannya. “Ya, itu fakta. Lebih sedikit waktu. Seperti yang terjadi pada Enzo Maresca,” ujar Guardiola.

Guardiola menambahkan, “Saya tidak bisa mengatakan apa pun karena menghormati para petinggi Chelsea dan Manchester United.”

Meski demikian, Guardiola tetap memberikan pujian kepada Amorim. “Yang bisa saya katakan hanyalah Ruben adalah manajer top. Keputusan telah dibuat oleh tetangga kami, tetapi saya berharap Ruben sukses di masa depan,” tutupnya.

Mureks