Turin – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah striker Jonathan David bersinar dan mencetak gol dalam kemenangan telak 3-0 atas Sassuolo di Mapei Stadium, Rabu (7/1) dini hari WIB. Spalletti bahkan ikut serta dalam perayaan gol David, menandakan dukungan penuh terhadap pemain asal Kanada tersebut.
Momen Penebusan Jonathan David
Kemenangan ini menjadi krusial bagi I Bianconeri untuk kembali ke jalur positif setelah sebelumnya ditahan imbang Lecce 1-1 di Serie A. Juventus membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Tarik Muharemovic yang berawal dari umpan Pierre Kalulu.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Jonathan David kemudian menjadi bintang di babak kedua. Ia memberikan assist untuk Fabio Miretti pada menit ke-62, dan hanya semenit kemudian, David sendiri berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut mengamankan kemenangan 3-0 bagi tim asuhan Spalletti, sekaligus mempertahankan posisi mereka di empat besar klasemen Serie A.
Gol ini menjadi momen penebusan bagi David, yang sebelumnya dihujat setelah gagal mengeksekusi penalti dalam laga kontra Lecce. Musim ini memang tidak berjalan mulus baginya, dengan gol tersebut baru menjadi yang keempat. Mureks mencatat bahwa sebelumnya sempat beredar rumor mengenai ketidakharmonisan David di ruang ganti tim.
Solidaritas Skuad dan Komentar Spalletti
Namun, perayaan gol David dalam laga melawan Sassuolo menunjukkan solidaritas skuad. Seluruh pemain merayakan gol tersebut, dan Spalletti pun turut bergabung dalam pelukan kebahagiaan.
“Akibatnya, saya berada di posisi kedua. Semua orang ikut serta dalam pelukan ini, saya ingin menjadi salah satu dari mereka, dan saya senang,” ujar Spalletti dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Ilbianconero.com.
Spalletti juga memuji sikap para pemainnya selama sesi latihan. “Saya terutama menyukai perilaku para pemain selama latihan minggu ini; semua orang menunjukkan solidaritas,” tambahnya.
Meski demikian, Spalletti juga menyinggung adanya kritik dan “penghinaan nyata” yang dialamatkan kepada tim. “Namun, di luar sana, ada penghinaan yang nyata, itu membingungkan dengan video-video yang dibuat untuk teman-teman yang peduli dengan tim lain, teman-teman lain…” pungkasnya.
Referensi penulisan: www.ligaolahraga.com






