Dividen saham kerap menjadi daya tarik utama bagi investor di pasar modal, selain potensi keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain). Namun, tak sedikit investor, khususnya pemula, yang masih belum sepenuhnya memahami seluk-beluk perhitungan dividen, mulai dari dividen per lembar saham (DPS) hingga dividend yield. Padahal, menurut pantauan Mureks, kemampuan menghitung dividen secara tepat sangat krusial untuk mengevaluasi potensi pendapatan, membandingkan kinerja saham, dan merancang strategi investasi jangka panjang yang efektif.
Dilansir dari berbagai sumber, artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami tentang rumus dividen saham, langkah-langkah perhitungan, serta contoh nyata yang relevan untuk kebutuhan investor di Indonesia.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Apa Itu Dividen Saham dan Mengapa Penting bagi Investor?
Dividen merupakan bagian dari laba bersih perusahaan yang didistribusikan kepada para pemegang saham. Pembagian ini harus melalui persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Umumnya, dividen dibagikan dalam bentuk tunai (cash dividend), meskipun ada pula yang berbentuk dividen saham (stock dividend).
Bagi investor, dividen memiliki beberapa peran strategis yang menjadikannya komponen penting dalam portofolio investasi:
- Menjadi sumber pendapatan pasif yang dapat diterima secara rutin.
- Mencerminkan kinerja keuangan dan kesehatan operasional perusahaan.
- Menunjukkan komitmen manajemen terhadap para pemegang saham.
- Sangat cocok untuk strategi investasi berbasis pendapatan (income investing).
- Memberikan stabilitas pada portofolio di tengah volatilitas pasar.
Memahami aspek-aspek ini akan membekali investor dengan pengetahuan yang solid untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.






