Peluncuran Gemini for Home, sistem kecerdasan buatan (AI) terbaru Google yang menggantikan Google Assistant pada perangkat rumah pintar, terus bergulir. Namun, sejumlah pengguna yang telah beralih melaporkan berbagai masalah dan bug signifikan, mengganggu fungsionalitas dasar perangkat mereka.
Gemini for Home saat ini masih terbatas untuk negara dan perangkat tertentu, mengharuskan pengguna untuk secara spesifik memilih (opt-in) jika ingin mengaktifkan Gemini pada perangkat Nest mereka. Meskipun menawarkan fitur tambahan seperti deskripsi berbasis AI dari apa yang dilihat kamera pintar, laporan di forum daring menunjukkan bahwa fitur-fitur dasar justru terganggu.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Fungsionalitas Dasar Terganggu
Di platform Reddit, banyak laporan pengguna menyoroti kegagalan fungsi yang sebelumnya mudah dilakukan oleh Google Assistant. Salah satu pengguna mengungkapkan bahwa Home Hub miliknya tidak lagi dapat mengatur alarm atau mengendalikan lampu pintar. Meskipun ada pengguna lain yang melaporkan bahwa fitur tersebut berfungsi normal dengan Gemini, pengalaman ini menunjukkan inkonsistensi yang meresahkan.
Masalah lain yang muncul adalah gangguan pada otomatisasi rumah pintar. Seorang pengguna di Reddit menjelaskan bagaimana kedatangan Gemini telah mengacaukan serangkaian tindakan yang dipicu oleh satu perintah suara. “Ketika diminta melakukan hal yang sangat spesifik, [Gemini] tampaknya hanya melakukan apa pun yang diinginkannya,” keluh pengguna tersebut, menggambarkan perilaku AI yang tidak terduga.
Catatan Mureks menunjukkan, keluhan juga datang dari pengguna yang mengalami masalah dengan laporan status pintu garasi. Gemini dilaporkan kesulitan untuk memberitahu apakah pintu garasi tertutup atau terbuka, bahkan dengan adanya kamera yang tersedia. “Gemini can’t possibly be this stup!d,” tulis seorang pengguna Reddit dengan frustrasi, menyoroti kemunduran kemampuan AI dibandingkan pendahulunya.
Meskipun demikian, tidak semua pengguna mengalami masalah. Beberapa melaporkan bahwa perangkat mereka berfungsi dengan baik setelah beralih ke Gemini for Home. Google sendiri diperkirakan menghadapi tantangan besar dalam memperbarui jutaan perangkat rumah pintar dengan konfigurasi yang beragam, sehingga beberapa kendala di awal peluncuran mungkin dapat dimaklumi.
Bagi pengguna yang mengalami masalah, Google menyediakan saluran pelaporan daring untuk menyampaikan keluhan. Diharapkan, masalah-masalah ini dapat segera diatasi mengingat Gemini diproyeksikan sebagai masa depan perangkat rumah pintar Google.






