Pengembang game independen (indie) Lazy Flock melayangkan tuduhan serius terhadap Nostra Games. Lazy Flock mengklaim bahwa game berjudul “Ghostly Whiskers” yang akan rilis di PlayStation Store merupakan “salinan langsung” dari game horor kooperatif mereka, “Haunted Paws”, bahkan sebelum game asli tersebut rampung.
Melalui pernyataan di media sosial pada Kamis, 8 Januari 2026, Lazy Flock mengungkapkan kekecewaannya. “INI BUKAN GAME HAUNTED PAWS. INI SALINAN LANGSUNG,” tulis Lazy Flock, menyertakan tangkapan layar halaman PlayStation Store untuk “Ghostly Whiskers”. “Ini adalah salinan tidak sah yang mencuri konsep, visual, dan cerita kami, menggunakan aset yang dihasilkan AI, dirilis di PlayStation Store.”
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kemiripan Konsep dan Dugaan Penggunaan Aset AI
Haunted Paws adalah game horor kooperatif yang dikembangkan oleh studio dua orang, Lazy Flock, selama beberapa tahun terakhir. Dalam game ini, pemain berperan sebagai sepasang anak anjing yang berusaha menyelamatkan teman manusia mereka dari rumah berhantu. Sementara itu, deskripsi di halaman toko “Ghostly Whiskers” menggambarkan game tersebut sebagai game horor lucu di mana dua pemain menjelajahi rumah berhantu sebagai sepasang anak kucing untuk mencari teman manusia.
Meskipun tidak ada tangkapan layar atau cuplikan gameplay yang tersedia di halaman toko “Ghostly Whiskers”, kemiripan konsep antara kedua game ini sangat mencolok. Selain itu, gambar utama di halaman toko “Ghostly Whiskers” menunjukkan karakter hewan yang terlalu tajam dan jejak kaki yang tidak proporsional, sangat menyerupai citra yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).
Rekam Jejak Nostra Games dan Kebijakan PlayStation Store
Nostra Games, pengembang di balik “Ghostly Whiskers”, memiliki rekam jejak yang menarik. Mureks mencatat bahwa studio ini kerap merilis game dengan nama, gaya seni, dan konsep yang sangat mirip dengan game-game populer atau viral. Beberapa contoh termasuk “Shelter 78” (mirip Fallout Shelter dan Fallout 76), “Two Hands Hospital Assistant Simulator” (mirip Two Point Hospital), “Weed And Greed” (mirip Schedule 1), “Risky Roads” (mirip Crossy Road), dan “Only Up Rush” (mirip Only Up).
Tidak semua judul tersebut merupakan imitasi gameplay langsung dari inspirasi mereka, namun ada beberapa contoh yang sangat mencolok. “Hole Digging Master” sekilas mudah disalahartikan sebagai “A Game About Digging A Hole”, sementara “Ultra Bonk Survivors” sangat mirip dengan “Megabonk”, game populer ala Vampire Survivors tahun 2025.
Sebagian besar katalog game Nostra Games telah dirilis di PlayStation Store, meskipun ada beberapa judul di Steam. Salah satunya adalah “Trading Card Shop Simulator” yang akan datang, yang secara transparan mengungkapkan, sesuai aturan Steam, bahwa “seni dalam game dapat berisi tekstur yang dihasilkan AI.” Namun, pengungkapan semacam itu tidak diwajibkan di PlayStation Store.
PlayStation Store sendiri telah lama menjadi sarang bagi tiruan murah dari game-game terkenal. Sebelumnya, platform ini pernah diwarnai oleh klon “Peak”, tiruan “Schedule 1”, bahkan adaptasi yang sangat spesifik dari misi-misi tertentu di “GTA Vice City”. Kontroversi ini kembali menyoroti tantangan dalam moderasi konten di toko digital.
Referensi penulisan: www.gamesradar.com






