Pengembang game Embark Studios telah menanggapi maraknya kecurangan dan eksploitasi tidak adil di Arc Raiders, menjanjikan penerapan alat dan hukuman baru untuk membersihkan permainan. Pernyataan ini muncul setelah komunitas pemain menyuarakan kekhawatiran serius mengenai integritas permainan.
Dalam sebuah unggahan di server Discord resmi game pada Kamis, 8 Januari 2026, admin komunitas Embark, Ossen, menegaskan, “Kami telah melihat diskusi seputar topik cheater di ARC Raiders. Ketahuilah bahwa kami menangani masalah ini dengan sangat serius dan mendengarkan, serta menindaklanjuti masukan Anda.”
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kecurangan Merajalela, Komunitas Resah
Meskipun pengalaman pemain dapat bervariasi tergantung waktu, wilayah, atau platform, bukti dan keresahan di komunitas menunjukkan bahwa para cheater telah menjadi masalah yang signifikan. Banyak pemain melaporkan menemukan individu yang tidak bisa dibunuh atau menggunakan senapan sniper otomatis penuh dalam setiap serangan.
Mureks mencatat bahwa mantan pemain profesional FPS, Shroud, bahkan mengancam akan berhenti bermain Arc Raiders karena masalah kecurangan, menyebutnya “mungkin lebih buruk dari puncak Call of Duty” dan membuat game ini menjadi “buang-buang waktu.”
Langkah Anti-Cheat Baru dan Perbaikan Eksploitasi
Menanggapi situasi ini, Embark Studios menyatakan akan meningkatkan langkah-langkah anti-cheat secara drastis. “Selama beberapa minggu ke depan, kami akan menerapkan perubahan signifikan pada aturan main kami dan menyebarkan mekanisme deteksi baru untuk mengidentifikasi dan menghapus cheater. Ini termasuk memperbarui sistem Anti-Cheat kami untuk deteksi dan larangan yang lebih baik, serta menerapkan perbaikan sisi klien khusus yang mengatasi ‘out of map’ glitch. Selain itu, kami memperkenalkan alat untuk streamer untuk membantu mengurangi stream sniping,” demikian pernyataan Embark.
Eksploitasi ‘out of map’ menjadi sangat umum karena tidak memerlukan pengaturan khusus seperti cheat berbayar. Pemain hanya perlu mengetahui lokasi dan gerakan tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang tidak dapat diatasi, menembak lawan dari posisi yang aman. Eksploitasi semacam ini diharapkan lebih mudah diatasi dibandingkan dengan perlombaan senjata teknologi anti-cheat yang berkelanjutan.
Potensi Hukuman Lebih Berat
Salah satu poin yang belum sepenuhnya dijelaskan dalam pernyataan awal ini adalah sifat larangan yang disebutkan. Sejauh ini, Arc Raiders dikenal cukup lunak terhadap beberapa cheater, seringkali hanya memberikan larangan 30 hari di mana banyak pengembang lain akan menerapkan larangan permanen.
Dengan Embark yang meningkatkan langkah-langkah anti-cheat secara umum, ada kemungkinan bahwa larangan akan menjadi lebih keras dan lebih sering. Selain itu, beberapa pemain, terutama pengguna PC, juga frustrasi dengan makro mouse yang menyebabkan instant-kill dari senjata semi-otomatis seperti senapan Kettle. Belum jelas apakah masalah ini akan tercakup dalam perubahan aturan anti-cheat yang dijelaskan.
Sebelumnya, Embark telah melakukan hotfix untuk eksploitasi yang memungkinkan pemain masuk ke ruangan yang biasanya hanya dapat diakses dengan kunci khusus. Solusinya adalah membuat ruangan tersebut menjadi jebakan api mematikan kecuali dibuka dengan benar. Ini menunjukkan komitmen pengembang untuk mengatasi masalah eksploitasi dalam game.






