Tren

Pemadaman Internet Nasional Lumpuhkan Iran, Dipicu Protes Ekonomi dan Bentrokan Berdarah

Teheran dan sejumlah wilayah di Iran mengalami pemadaman internet berskala nasional pada Kamis (8/1/2026). Insiden ini terjadi di tengah gelombang unjuk rasa yang meluas akibat anjloknya nilai tukar mata uang rial dan kesulitan ekonomi yang berkepanjangan.

Menurut NetBlocks, sebuah kelompok pemantau internet global, data terkini menunjukkan bahwa Iran sedang menghadapi pemadaman internet di seluruh negeri. Reporter kantor berita Xinhua yang berada di Teheran juga mengonfirmasi pemadaman tersebut, yang dimulai sekitar pukul 20.15 waktu setempat (23.45 WIB).

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Pemadaman internet ini dilaporkan sebagai respons terhadap berbagai aksi unjuk rasa yang telah berlangsung di beberapa kota di Iran sejak akhir bulan lalu. Protes terbaru di Teheran pada Kamis juga terkait erat dengan penurunan tajam nilai tukar rial Iran dan tekanan ekonomi yang terus-menerus dirasakan masyarakat.

Kondisi di lapangan semakin memanas dengan terjadinya bentrokan. Lembaga berita semiresmi Iran, Mehr, melaporkan bahwa 23 polisi dan seorang “perusuh” terluka dalam insiden di Provinsi Khorasan Razavi, Iran timur laut, dalam beberapa hari terakhir. Lebih lanjut, catatan Mureks menunjukkan, lima orang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh “para perusuh” terhadap sebuah kantor polisi di provinsi tersebut pada Rabu (7/1/2026) malam waktu setempat.

Mureks