Siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) akan mendalami berbagai aspek penting dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada semester 2 tahun ajaran ini. Materi yang dirancang secara komprehensif ini bertujuan untuk membangun kebugaran fisik, pemahaman gizi, serta pengembangan karakter melalui aktivitas fisik terstruktur.
Kegiatan pembelajaran di semester ini menekankan keseimbangan antara latihan fisik, penguatan otot, serta pengenalan nilai-nilai sosial melalui permainan dan kerja sama. Pemilihan materi dirancang agar siswa mampu mengenali manfaat olahraga, menjaga kesehatan tubuh, dan mengatur pola makan sesuai dengan gaya hidup sehat.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Fokus Utama Pembelajaran PJOK Semester 2
Materi PJOK kelas 3 semester 2 menjadi acuan penting bagi siswa dalam memahami konsep kebugaran, kesehatan, dan pengembangan karakter. Seluruh rangkaian pembelajaran ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan utama, yakni:
- Meningkatkan kebugaran jasmani melalui latihan fisik yang terstruktur.
- Menguatkan otot-otot utama tubuh seperti perut, tangan, dan kaki.
- Membangun kemampuan bekerja sama dan koordinasi motorik.
- Mengenalkan nilai-nilai sosial melalui aktivitas kelompok.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh secara holistik.
- Menginternalisasi nilai disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi dalam merawat kesehatan diri.
Dua Unit Materi Esensial
Dikutip dari Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas III di situs buku.kemendikdasmen.go.id, materi PJOK kelas 3 semester 2 meliputi dua unit utama dengan fokus berbeda namun saling melengkapi dalam pengembangan jasmani dan karakter siswa. Mureks merangkum, kedua unit ini menjadi fondasi penting bagi siswa.
Unit 1: Aktivitas Kebugaran untuk Kesehatan
Unit pertama menekankan aktivitas kebugaran untuk kesehatan, termasuk latihan fisik yang menguatkan otot perut, tangan, dan kaki. Gerakan yang diajarkan meliputi sit-up, push-up, serta latihan pasangan seperti saling mendorong bahu atau tarik menarik. Latihan ini tidak hanya melatih kekuatan dan fleksibilitas tubuh, tetapi juga membangun kemampuan bekerja sama dan koordinasi motorik yang baik antar siswa.
Aktivitas tambahan berupa mengangkat kedua kaki dari posisi duduk dan sit-up sambil menahan bola memperkaya variasi latihan. Hal ini memungkinkan siswa untuk menantang diri mereka secara bertahap sambil memantau kemajuan fisik.
Unit 2: Pemahaman Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang
Unit kedua menekankan pemahaman aktivitas fisik sehari-hari, pentingnya istirahat yang cukup, serta pengelolaan waktu luang yang efektif. Selain itu, siswa diajarkan memilih makanan bergizi dan seimbang sesuai dengan pola perilaku hidup sehat. Penekanan pada gizi dan aktivitas fisik tidak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh secara holistik. Dengan memadukan latihan fisik dan pemahaman gizi, siswa dapat menginternalisasi nilai disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi dalam merawat kesehatan diri.
Peran Guru dalam Pembentukan Karakter
Dalam setiap kegiatan, guru memiliki peran krusial untuk mendorong siswa mengevaluasi kemampuan diri secara mandiri. Guru juga diharapkan dapat menyesuaikan intensitas latihan dengan kemampuan masing-masing siswa dan memahami pentingnya pemanasan sebelum aktivitas fisik. Refleksi terhadap pengalaman belajar juga membantu siswa mengembangkan kesadaran tentang efek latihan terhadap tubuh dan pentingnya pola makan seimbang. Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara pengembangan fisik dan mental, sehingga nilai karakter dapat tumbuh bersamaan dengan kemampuan jasmani.
Materi PJOK kelas 3 semester 2 memberikan kerangka yang jelas untuk membangun keterampilan fisik, pengelolaan kesehatan, dan pembentukan karakter sejak dini. Dengan memahami dan melaksanakan setiap unit, siswa diharapkan dapat mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan dan keterampilan jasmani yang mendukung keseharian mereka.






