Lifestyle

Panduan Lengkap: Cara Melaksanakan Sholat Dhuha 4 Rakaat Beserta Doa dan Keutamaannya

Sholat dhuha merupakan salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dikenal sebagai sarana memohon kelapangan rezeki dan ketenangan hati. Umumnya, sholat ini dikerjakan sebanyak dua rakaat. Namun, melaksanakannya dengan empat rakaat memiliki keutamaan tersendiri yang patut dipahami.

Mureks mencatat bahwa pemahaman tata cara sholat dhuha 4 rakaat secara benar adalah langkah awal yang mesti diperhatikan bagi umat Muslim yang ingin meraih keberkahan dari amalan ini. Berikut panduan lengkap sholat dhuha 4 rakaat, mulai dari bacaan niat, urutan gerakan, hingga rahasia di balik keutamaannya.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Penjelasan Terkait Sholat Dhuha 4 Rakaat

Dikutip dalam buku Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap susunan Abdul Kadir Nuhuyanan dkk, sholat dhuha adalah sholat sunah yang dikerjakan pada waktu matahari naik sepenggalah, kira-kira pukul 07.00-11.00 waktu setempat. Jumlah rakaat dalam sholat dhuha minimal dua rakaat dan maksimal 12 rakaat menurut pendapat sebagian ulama. Setiap dua rakaat diakhiri dengan satu salam.

Salah satu dalil pelaksanaan sholat dhuha adalah riwayat shahih Abu Hurairah RA:

أَوْصَانِي خَلِيْلِي ﷺ بِثَلَاثٍ صِيَامُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيِ الضُّحَى وَأَنْ أُوَتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Artinya: "Kekasihku Rasulullah SAW berpesan kepadaku untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha, dan salat witir sebelum tidur." (Muttafaq ‘alaih)

Adapun dalil pelaksanaan sholat dhuha 4 rakaat, seseorang bertanya kepada Aisyah RA, "Adakah Rasulullah SAW sholat dhuha?" Aisyah menjawab, "Ada, yaitu 4 rakaat, terkadang beliau tambah seberapa yang dikehendaki Allah SWT." (HR Muslim)

Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat

Dikutip dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa, cara mengerjakan sholat dhuha sama seperti sholat fardhu baik dari bacaan maupun gerakannya. Berikut tata cara sholat dhuha 4 rakaat:

  1. Membaca niat dalam hati, bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut bacaan niat sholat dhuha 4 rakaat:أصَلَّى سُنَّةَ الضُّحَى اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ آدَاءً لِلَّهِ تَعَالَىUsholli sunnata dhuhaa arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adzaa’an lillaahi ta’aalaaArtinya: "Aku niat sholat sunnah dhuha 4 rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
  2. Membaca doa iftitah
  3. Membaca surah Al-Fatihah
  4. Membaca surah dalam Al-Qur’an, umumnya membaca surah Asy-Syams pada rakaat pertama dan surah Ad-Dhuha pada rakaat kedua
  5. Rukuk
  6. I’tidal
  7. Sujud pertama
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Bangun dari sujud dan lanjutkan rakaat kedua seperti rakaat pertama. Setelah sujud kedua bangun untuk tasyahud akhir dan salam.
  11. Selanjutnya bangun kembali untuk melakukan sholat dhuha dua rakaat berikutnya, dengan diawali niat dan gerakan yang sama seperti dua rakaat sebelumnya.
  12. Setelah selesai melakukan sholat dhuha, lanjutkan dengan membaca doa.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha lengkap dengan Arab, latin, dan artinya, sebagaimana dikutip dari buku Rahasia Jalur Langit: Jalan Cepat Menuju Sukses oleh Fitri Anggraini.

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُ كَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ ، اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ ، وَإِنْ كَانَ مُعَشِرًا فَيَسِرْهُ ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبُهُ ، بِحَقِّ ضُحَابِكَ وَبَهَابِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrata qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan adalah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat dhuha memiliki sejumlah keutamaan yang besar bagi umat Muslim. Masih mengacu sumber sebelumnya, berikut lima keutamaan sholat dhuha:

  • Bernilai Sedekah

    Rasulullah SAW bersabda, "Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat dhuha 2 rakaat." (HR Muslim)

  • Menjadi Amalan Cadangan pada Hari Hisab

    Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka Allah berfirman, ‘Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai sholat sunnah maka sempurnakanlah dengan sholat sunnahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya.’" (HR An-Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

  • Dicukupi Kebutuhan Hidupnya

    Terkait dengan hal ini, Rasulullah SAW bersabda, "Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang (sholat dhuha) 4 rakaat, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu sampai sore hari." (HR Tirmidzi)

  • Diampuni Segala Dosanya

    Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

  • Dibangunkan Istana di Surga

    Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa sholat dhuha 12 rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Wallahu a’lam.

Mureks