Minat pekerja Indonesia untuk berkarir di luar negeri semakin meningkat, bukan hanya karena keterbatasan lapangan kerja lokal, melainkan sebagai pilihan strategis yang didorong oleh ambisi profesional. Sebuah laporan eksklusif dari Jobstreet by Seek bersama Boston Consulting Group (BCG) dan The Network, berjudul Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja, menyoroti fenomena ini.
Laporan tersebut, yang juga menjadi pantauan Mureks, mengungkapkan bahwa 67% pekerja Indonesia menyatakan bersedia pindah ke luar negeri untuk bekerja. Angka ini setara dengan rata-rata di kawasan Asia Tenggara, menunjukkan daya saing kandidat Indonesia di pasar global yang perlu difasilitasi.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Sawitri, Head of Country Marketing – Indonesia, Jobstreet by Seek, menjelaskan bahwa tren pencari kerja Indonesia yang mencari pengalaman global merupakan indikasi kepercayaan diri mereka untuk bersaing di kancah internasional. Menurutnya, potensi akselerasi karir ini dapat memperkaya ekosistem kandidat nasional melalui pertukaran pengetahuan, keterampilan, dan wawasan lintas negara saat mereka kembali ke tanah air.
“Teknologi AI kami membantu kandidat dapat menemukan peluang pekerjaan yang sesuai profilnya, secara aman, dan terverifikasi dari 8 negara Asia Pasifik dengan mudah,” ujar Sawitri baru-baru ini.
Panduan Aman Mencari Kerja di Luar Negeri
Mengingat tingginya minat mobilitas ini, Jobstreet by Seek memaparkan panduan praktis untuk memastikan proses pencarian kerja di luar negeri dilakukan secara aman, terstruktur, dan bebas dari penipuan:
1. Verifikasi Sumber Lowongan Kerja
Prioritaskan pencarian melalui platform resmi dan terpercaya yang memiliki sistem verifikasi pemberi kerja. Platform terintegrasi seperti Jobstreet by Seek menjamin setiap lowongan pekerjaan datang dari perusahaan yang terdaftar dan terverifikasi di delapan pasar Asia Pasifik.
2. Periksa Kontrak dan Dokumentasi Hukum
Jangan pernah menandatangani kontrak atau menyetujui tawaran kerja tanpa memahami penuh informasi mengenai syarat dan ketentuan, terutama terkait gaji, akomodasi, dan izin kerja. Pastikan dokumen visa dan izin kerja yang diajukan sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.
3. Waspadai Biaya di Awal Proses
Pekerja yang sah tidak akan diminta membayar biaya rekrutmen atau proses visa kepada pemberi kerja. Waspada jika diminta melakukan transfer uang tunai atau membayar biaya yang tidak wajar di muka. Biaya relokasi dapat ditanggung perusahaan, kandidat, atau dibagi berdasarkan kesepakatan tertulis di kontrak kerja, namun kandidat tidak boleh diminta membayar biaya rekrutmen atau biaya apa pun kepada pemberi kerja maupun agen sebagai syarat mendapatkan pekerjaan.
4. Tingkatkan Jejak Digital pada Platform Pencarian Kerja
Pastikan profil profesional Anda selalu up-to-date dan informatif. Segera buat akun dan perbarui profil di Jobstreet by Seek untuk dimanfaatkan oleh fitur AI dalam proses pencocokan profil secara proaktif dengan peluang kerja yang aman dan relevan. Pastikan juga untuk menggunakan kata kunci yang tepat di dalam profil guna mempercepat efisiensi proses rekrutmen.
Sawitri menegaskan, sebagai mitra karir terpercaya di kawasan Asia Pasifik, Jobstreet by Seek siap mendukung setiap langkah para pencari kerja Indonesia, baik yang mengejar peluang lokal maupun menjelajahi peluang karir lintas negara.
“Jobstreet menyediakan wawasan pasar dan platform yang aman untuk membantu pencari kerja mengidentifikasikan pekerjaan yang sesuai dengan ambisi serta memastikan pencocokan tinggi terhadap peluang pekerjaan yang tersedia di delapan pasar Asia Pasifik dengan tepat dan cepat,” pungkasnya.






