Olahraga

Oxford United Lolos Dramatis ke Babak Keempat Piala FA, Craig Short: “Yang Terpenting Lolos”

Oxford United berhasil melaju ke babak keempat Piala FA setelah menyingkirkan MK Dons melalui drama adu penalti yang menegangkan pada Sabtu (10/1) dini hari WIB. Kemenangan 4-3 (1-1) di Stadion MK ini disambut positif oleh pelatih interim Craig Short, yang memuji kegigihan para pemainnya.

Drama Adu Penalti di Stadion MK

Pertandingan babak ketiga Piala FA tersebut berjalan sengit sejak awal. MK Dons, yang bermain di kasta keempat atau League Two, berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-34. Gol dicetak oleh Aaron Collins melalui tembakan kaki kanan dari jarak dekat, memanfaatkan assist sepak pojok dari Connor Lemonheigh-Evans.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Oxford United baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya pada menit ke-52. Will Lankshear menjadi penyelamat dengan tembakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam adu tos-tosan yang krusial, The U’s, julukan Oxford United, menunjukkan mental baja dan berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 4-3, memastikan tiket mereka ke babak selanjutnya.

Penampilan Ole Romeny dan Apresiasi Pelatih

Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, turut ambil bagian dalam laga ini. Ia dimasukkan oleh Craig Short pada menit ke-66, menggantikan Siriki Dembele. Menurut pantauan Mureks, Romeny memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol setelah masuk ke lapangan, menambah daya gedor Oxford United.

Usai pertandingan, Short tidak ragu memberikan pujian atas performa dan semangat juang timnya. “Para pemain tetap gigih seperti yang telah mereka lakukan selama tiga minggu terakhir bersama saya, mereka benar-benar bagus dan berusaha keras. Kadang-kadang, kami kecewa, tetapi hari ini yang terpenting adalah lolos,” ujar Short, seperti dikutip dari Herald Series.

Short juga memberikan apresiasi khusus kepada MK Dons yang memberikan perlawanan sengit. “Saya tahu MK berada di League Two, tetapi mereka tim yang bagus dengan pemain-pemain bagus yang pernah bermain di level yang lebih tinggi. Jadi saya senang,” tambahnya, mengakui kualitas lawan meski berbeda kasta.

Mureks