OpenAI secara resmi meluncurkan ChatGPT Health secara global, termasuk di Indonesia, menandai terobosan signifikan dalam cara masyarakat berinteraksi dengan data medis. Inovasi ini dirancang untuk menyederhanakan informasi kesehatan yang kompleks, menyajikannya dalam satu platform yang mudah dipahami dan diakses oleh pengguna.
Peluncuran fitur khusus ini bukan tanpa alasan. Tren penggunaan kecerdasan buatan untuk konsultasi kesehatan memang menunjukkan peningkatan drastis. Tercatat, lebih dari 230 juta orang di seluruh dunia rutin menggunakan ChatGPT setiap minggunya untuk berbagai keperluan, mulai dari tips kebugaran hingga informasi kondisi tubuh.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Fitur Unggulan dan Integrasi Data Kesehatan
ChatGPT Health hadir sebagai ruang privat yang terpisah dari dialog biasa, menawarkan pengalaman yang lebih personal dan terfokus. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan integrasi dengan berbagai aplikasi kesehatan populer, seperti Apple Health. Sinkronisasi ini memungkinkan AI menganalisis data tubuh pengguna secara real-time.
Dengan analisis tersebut, ChatGPT Health mampu memberikan bantuan yang sangat spesifik, meliputi:
- Menerjemahkan hasil tes laboratorium yang membingungkan.
- Membantu menyusun daftar pertanyaan penting sebelum berkonsultasi dengan dokter.
- Merancang program diet dan olahraga yang disesuaikan dengan profil fisik individu.
- Membandingkan berbagai opsi asuransi kesehatan yang paling menguntungkan.
Beberapa contoh prompt yang dapat dicoba pengguna dengan fitur Health antara lain:
- “Saya ingin kembali berolahraga setelah melahirkan — bagaimana sebaiknya saya memulainya?”
- “Besok saya akan menjalani medical check-up tahunan. Pertanyaan apa yang sebaiknya saya ajukan ke dokter?”
- “Saya sedang menjalani pengobatan GLP-1 dan ingin kembali membangun massa otot — bisakah kamu menyarankan rencana makan mingguan?”
Prioritas Utama: Privasi dan Keamanan Data Medis
Isu privasi data kesehatan menjadi perhatian utama OpenAI. Perusahaan memastikan kendali penuh berada di tangan pengguna. Pengguna memiliki otoritas mutlak untuk mengelola riwayat percakapan, termasuk opsi obrolan sementara untuk kerahasiaan lebih tinggi, serta jaminan penghapusan data secara permanen dari server OpenAI dalam kurun waktu 30 hari.
“Keamanan data medis ini menjadi prioritas utama guna memastikan bahwa perjalanan Anda sehat tetap aman dan terlindungi dari pihak ketiga,” ujar OpenAI dalam siaran pers-nya.
Mureks merangkum, ChatGPT Health dilengkapi dengan beberapa lapisan perlindungan privasi aktif:
- Memori Health diproses secara terpisah untuk menjaga konteks kesehatan.
- Seluruh percakapan dan dokumen yang diunggah di ChatGPT dienkripsi secara default.
- Percakapan dan data Health tidak digunakan untuk melatih model dasar OpenAI.
- Opsi autentikasi multi-faktor (MFA) tersedia untuk keamanan tambahan.
- Sistem pengamanan dikembangkan bersama ratusan dokter, termasuk perlindungan di tingkat model pada GPT-5 terbaru.
Dukungan, Bukan Pengganti Layanan Medis Profesional
Penting untuk dicatat bahwa ChatGPT Health dirancang untuk mendukung, bukan menggantikan layanan kesehatan profesional. Fitur ini bertujuan membantu pengguna memahami pola kesehatan dari waktu ke waktu dan merasa lebih siap ketika berdiskusi dengan ahli medis, bukan untuk diagnosis ataupun pengobatan.
Mengingat fitur ini masih dalam tahap peluncuran awal, akses akan diberikan secara bertahap kepada pengguna pilihan guna memastikan stabilitas dan akurasi sistem melalui pengujian intensif. Bagi pengguna yang telah menerima notifikasi akses, cukup menuju ke bagian sidebar di aplikasi ChatGPT dan memilih menu “Health” untuk mulai merasakan pengalaman konsultasi dengan teknologi kesehatan masa depan yang personal dan serba bisa.






