OpenAI kembali menunjukkan dominasinya di ranah kecerdasan buatan dengan memulai pengujian model agen AI terbarunya, GPT-5.2-Codex-Max. Model canggih ini dirancang khusus untuk menangani tugas pemrograman berdurasi panjang dan mengelola repositori kode skala besar, menjadi rekan kerja andal bagi para pengembang.
Peluncuran GPT-5.2-Codex-Max merupakan bagian dari strategi OpenAI yang lebih luas, bersamaan dengan rilis GPT-5.2 yang disebut-sebut akan menantang keras Gemini 3 Pro. Kehadiran varian Max ini melengkapi Codex generasi sebelumnya yang diperkenalkan pada Desember 2025, dengan OpenAI meyakini ini adalah lompatan signifikan, terutama karena versi Codex berbasis GPT-5.2 sebelumnya belum menyediakan opsi premium ini.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Kekuatan Baru untuk Pengembang Profesional
GPT-5.2-Codex-Max secara tegas difokuskan pada penanganan tugas pemrograman berdurasi panjang. Sistem ini mampu menjaga konteks repositori kode skala besar berkat mekanisme pemadatan konteks yang canggih. Para pengembang kini dapat mengandalkan Codex-Max untuk mengelola perubahan kode masif, melakukan refactor, dan migrasi tanpa kehilangan logika atau alur proyek yang sedang berjalan.
Ini menjadi peningkatan kemampuan fundamental yang sangat dibutuhkan dalam proyek perangkat lunak skala enterprise. Selain itu, catatan Mureks menunjukkan, Codex 5.2 memiliki kemampuan yang jauh lebih handal dalam penggunaan berbagai alat pendukung pemrograman, diklaim bekerja optimal pada alur kerja Windows yang sering digunakan oleh profesional.
Kemampuan visual Codex juga semakin kuat. Model kecerdasan buatan ini kini mampu memahami tangkapan layar, mendeteksi bug antarmuka (UI bugs), bahkan membaca diagram teknis yang dibagikan selama sesi pengkodean. Kemampuan multimodal ini secara drastis meningkatkan efisiensi kerja tim pengembang.
Pengujian model baru ini terjadi secara bertahap dan hanya tersedia bagi pengguna dengan jenis langganan tertentu, menandai pendekatan strategis OpenAI dalam memperkenalkan inovasi terbarunya.






