Nvidia kembali membuat gebrakan di ranah teknologi monitor gaming. Pada Rabu, 07 Januari 2026, perusahaan raksasa semikonduktor ini mengumumkan pembaruan signifikan pada teknologi pengurangan motion blur andalannya, G-Sync Pulsar, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Pembaruan ini diklaim mampu menghadirkan “4x kejernihan gerak efektif” yang lebih baik.
Teknologi G-Sync Pulsar pertama kali diperkenalkan dua tahun lalu pada CES 2024. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk monitor dengan modul G-Sync eksklusif, namun kemudian diperluas ke semua monitor G-Sync yang menggunakan chip scaler MediaTek. Kini, dua tahun setelah pengumuman awalnya, Nvidia menghadirkan versi yang lebih canggih, dan yang terpenting, monitor yang mendukung teknologi ini sudah mulai tersedia di pasaran.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Memahami Motion Blur dan Solusi Pulsar
Motion blur, atau keburaman gerak pada monitor, secara sederhana disebabkan oleh persepsi bahwa piksel masih “bertahan” di posisi sebelumnya setelah berpindah ke lokasi baru. Fenomena ini bisa terjadi karena transisi piksel yang lambat ke nilai baru, atau karena mata kita masih menahan bingkai sebelumnya terlalu lama setelah gambar berubah.
Pulsar berupaya mengatasi masalah ini dengan menggunakan teknik backlight strobing. Versi asli Pulsar pada dasarnya mematikan lampu latar di antara setiap bingkai yang ditampilkan. Teknik backlight strobing ini mungkin sudah tidak asing bagi mereka yang mengenal Ultra-Low Motion Blur (ULMB). Namun, Pulsar menyesuaikan strobing ULMB ini agar sesuai dengan variable refresh rate (VRR), sehingga mendapatkan identifikasi G-Sync. Penyesuaian strobing agar cocok dengan VRR monitor ini dirancang untuk membantu mencegah kedipan yang dirasakan.
Inovasi “Regional Backlight Pulsing”
Lalu, apa yang baru dari pembaruan ini? Selain teknologi ‘Ambient Adaptive’ yang menyesuaikan kecerahan dan warna monitor berdasarkan pencahayaan sekitar ruangan, perubahan besar terletak pada cara Pulsar baru melakukan strobing. Versi terbaru ini tidak lagi melakukan strobing pada seluruh lampu latar.
Sebaliknya, G-Sync Pulsar terbaru menggunakan “Regional Backlight Pulsing” untuk “mem-pulse” (yaitu, melakukan strobing) lampu latar hanya pada strip horizontal di titik ‘scanout’. Ketika monitor menyegarkan diri untuk menampilkan bingkai baru, ia melakukannya baris demi baris, bergulir ke bawah layar Anda. Teknologi baru ini melakukan strobing pada lampu latar di baris tempat piksel akan berubah. Mureks mencatat bahwa ada sepuluh “garis lampu latar” atau baris yang dapat di-strobing. Bayangkan seperti gelombang yang bergulir ke bawah layar Anda, mengalir tepat di depan tempat monitor Anda memindai bingkai baru.
Dibandingkan dengan tanpa Pulsar, manfaatnya, menurut Nvidia, adalah setiap bingkai terlihat hanya selama 25% dari waktu bingkai, yang berarti “waktu tahan objek 4x lebih kecil” dan “4x kejernihan gerak efektif”.
Target Pasar dan Monitor Pendukung
Teknologi ini, tentu saja, sebagian besar ditujukan untuk competitive gaming, itulah sebabnya gambar promosi menampilkan karakter Counter-Strike. Hal ini juga sejalan dengan monitor yang diumumkan bersamaan dengan teknologi baru ini, yang memanfaatkannya untuk esports: panel IPS 27 inci, 360 Hz, 1440p dari Acer, AOC, Asus, dan MSI.
Jacob Fox, seorang Penulis Hardware, mengutip pernyataan dari Nvidia, “Dengan Pulsar, Anda mendapatkan kejernihan gerak monitor 1.000 Hz teoretis seolah-olah Anda merender pada 1.000 fps.” Akan menarik untuk melihat bagaimana monitor 360 Hz dengan G-Sync Pulsar baru ini dibandingkan dengan, katakanlah, monitor 540 Hz tanpa teknologi strobing baru untuk game FPS kompetitif.






