Borislav Slavov, komposer di balik sukses soundtrack Baldur’s Gate 3, dipastikan kembali menggarap musik untuk game terbaru Larian Studios, Divinity. Konfirmasi ini datang langsung dari bos Larian, Swen Vincke, dalam sesi AMA (Ask Me Anything) di Reddit pada Jumat, 9 Januari 2026.
Vincke menegaskan kembalinya Slavov dengan pernyataan yang kuat. “We wouldn’t be able to stop him even if we wanted to,” kata Vincke saat ditanya mengenai keterlibatan Borislav Slavov dalam proyek Divinity. Ia menambahkan, “He’s been very busy composing and recording new material. It’s pretty great.”
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Sebelumnya, Slavov sendiri telah memberi isyarat melalui unggahan di platform X dengan kalimat “we are back” saat game Divinity diumumkan pada The Game Awards Desember 2025. Michael Douse, direktur penerbitan Larian, juga menegaskan hal serupa. “Bobby never left. He’s cooking,” tulis Douse, merujuk pada panggilan akrab Slavov.
Catatan Mureks menunjukkan, Slavov mulai bekerja dengan Larian Studios untuk Divinity: Original Sin 2 setelah meninggalnya Kirill Pokrovsky pada tahun 2015. Pokrovsky adalah komposer yang sangat dicintai penggemar Larian, yang telah menggarap musik untuk semua game Divinity hingga Original Sin pertama.
Meskipun tantangan untuk melanjutkan warisan Pokrovsky tidak mudah, Slavov berhasil melakukannya dengan gemilang. Ia meraih pujian dari kritikus dan penggemar, serta penghargaan BAFTA pada tahun 2024 untuk soundtrack Baldur’s Gate 3. Sebelum bergabung dengan Larian, Slavov telah menggarap musik untuk berbagai game lain seperti Gothic 3, Crysis 2 dan 3, Two Worlds 2, serta Ryse: Son of Rome.
Sesi AMA Larian Studios tersebut juga mengungkap beberapa detail lain terkait game Divinity. Larian bersumpah tidak akan menggunakan seni generatif AI dalam proses pengembangan game, meskipun masih “trying things out across departments” terkait AI generatif. Selain itu, Larian juga menegaskan tidak akan ada kontrol WASD di Divinity, dan membahas tentang trailer pengungkapan game di Game Awards yang menampilkan visual cukup brutal.
Game Divinity sendiri akan mengusung sistem pertarungan berbasis giliran (turn-based) dengan “new ruleset” yang dikembangkan berdasarkan semua pelajaran yang didapat Larian sejauh ini. Larian menyebut Divinity sebagai “biggest game ever” yang akan “even larger than Baldur’s Gate 3”.




