Nissan bersiap meluncurkan produk terbarunya berjenis small SUV bernama Nissan Tekton pada 4 Februari 2026. Kehadiran Tekton digadang-gadang akan menjadi penantang serius bagi sejumlah model populer di segmennya, termasuk Honda HR-V, Hyundai Creta, dan Kia Seltos.
Desain Maskulin Terinspirasi Nissan Patrol
Dari video teaser yang telah dirilis, Nissan Tekton menampilkan desain yang maskulin dan menyudut (angular). Garis desainnya disebut-sebut terinspirasi dari SUV legendaris Nissan Patrol, memberikan kesan tangguh dan berotot.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Pada bagian fasia depan, terlihat gril khas Nissan dengan bilah krom horizontal yang kokoh. Lampu DRL LED dirancang menyambung secara horizontal, menciptakan tampilan modern dan agresif. Emblem ‘Tekton’ juga terpampang jelas di bagian kap mesin, menegaskan identitas model ini.
Bergeser ke samping, Tekton dilengkapi dengan fender yang kekar dan pelek multi-spoke yang menambah kesan sporty. Spion samping memiliki tonjolan yang mengindikasikan adanya fitur kamera 360 derajat, menawarkan kemudahan parkir dan manuver. Di bagian belakang, lampu belakang berbentuk huruf ‘C’ dihubungkan dengan bar lampu LED, memberikan ciri khas yang mudah dikenali.
Interior Premium dan Fitur Canggih
Memasuki area kabin, kesan premium terpancar dari dasbor berbahan soft-touch yang dikombinasikan dengan aksen gloss black dan sentuhan warna tembaga. Kombinasi ini menciptakan suasana interior yang mewah dan modern.
Nissan Tekton juga dibekali dengan berbagai fitur unggulan. Layar infotainment berukuran 10,1 inci menjadi pusat kendali hiburan dan informasi, didampingi spidometer digital 7 inci untuk informasi berkendara. Kenyamanan pengemudi dan penumpang didukung oleh AC otomatis dan jok depan berventilasi. Untuk aspek keselamatan, SUV ini dilengkapi dengan sistem ADAS Level 2 dan kamera 360 derajat, memberikan perlindungan dan bantuan berkendara yang komprehensif.
Platform Global dan Pilihan Mesin
Menurut Mureks, Nissan Tekton dibangun di atas platform CMF-B milik aliansi Renault-Nissan. Platform ini dikenal fleksibel dan telah digunakan pada beberapa model sukses di Eropa. Dikutip dari Cartoq, dari segi dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 4,3 meter dengan wheelbase 2,6 meter, menempatkannya di segmen small SUV yang kompetitif.
Soal performa, SUV ini kemungkinan besar akan dibekali mesin 1.3L Turbo Petrol dengan opsi transmisi manual dan otomatis. Nissan juga dikabarkan akan memperkenalkan varian hybrid pada tahun 2027, menunjukkan komitmen terhadap efisiensi dan teknologi ramah lingkungan.
Prediksi Harga dan Pasar
Nissan Tekton direncanakan akan dipasarkan di India terlebih dahulu. Prediksi harga untuk model ini berkisar antara Rs 9,99 lakh hingga Rs 16 lakh, atau sekitar Rp 180 juta hingga Rp 300 jutaan. Harga yang kompetitif ini diharapkan dapat menarik minat konsumen di pasar yang sangat sensitif terhadap harga.





