Sabtu, 10 Januari 2026, sejumlah kabar dari sektor otomotif menjadi sorotan publik. Mureks merangkum, kenaikan penjualan sepeda motor nasional pada tahun 2025 menjadi berita utama, diiringi potensi ancaman terhadap ekspor mobil Toyota Indonesia akibat krisis di Venezuela.
Penjualan Sepeda Motor Nasional 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengumumkan realisasi penjualan motor di pasar domestik sepanjang tahun 2025 mencapai 6.412.769 unit. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,3 persen dibandingkan periode Januari–Desember 2024, sekaligus berada dalam rentang proyeksi yang telah ditetapkan asosiasi sebelumnya.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyatakan bahwa kinerja pasar sepeda motor nasional relatif stabil. “Kinerja pasar sepeda motor nasional relatif stabil di tengah tekanan daya beli yang sempat terjadi sepanjang tahun lalu. Menurutnya, sepeda motor masih menjadi moda transportasi paling efisien dan efektif bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun kebutuhan mobilitas harian,” ujar Sigit.
Krisis Venezuela Ancam Ekspor Mobil Toyota Indonesia
Di sisi lain, krisis yang melanda Venezuela berpotensi mengganggu aktivitas ekspor kendaraan lansiran Toyota Indonesia. Venezuela merupakan salah satu negara tujuan ekspor bagi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi. “Pihaknya masih memantau situasi lebih lanjut dan berupaya melakukan komunikasi dengan otoritas Venezuela,” kata Nandi, menyoroti upaya perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ini.
Penjualan Mobil Nasional 2025 Turun 6 Persen
Sementara itu, penjualan mobil nasional sepanjang tahun 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Data distribusi dan penjualan ritel dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan pelemahan yang konsisten secara tahunan, meskipun sempat terjadi lonjakan pada akhir tahun, khususnya di bulan Desember.
Secara keseluruhan, penjualan mobil pada tahun 2025 tembus 833 ribu unit, turun 6 persen dibandingkan 2024. Lebih rinci, catatan Gaikindo menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2025, angka wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) mencapai 803.687 unit. Angka ini turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 865.723 unit.






